blank
Kerja bakti membersihkan Kali Semarang diakhir dengan mencurahkan cairan ecoenzym bersama-sama ke Kali Semarang. Foto: R. Widiyartono

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kegiatan Resik-resik Kali yang dimotori Koramil 02/Semarang Tengah dipusatkan di kawasan Gereja Katolik Santo Franciscus Xaverius Kebondalem, yang berada di sisi Kali Semarang, Kranggan, Semarang Tengah, Jumat 28 November 2025.

Sebelum kegiatan dimulai, Danramil 02/Semarang Tengah Mayor Inf Sugiyarto memberikan briefing kepada para peserta Gerakan Resik-resik Kali ini di halaman Gereja.

Kegiatan ini selain dilakukan oleh jajaran Koramil Semarang Tengah, juga melibatkan jajaran di Pemkot Semarang seperti Disperkim, Dinas PU, jajaran kecamatan termasuk Puskesmas Miroto, dan kelurahan di wilayah aliran Kali Semarang.

blank
Danramil 02/Semarang Tengah Mayor Inf Sugiyarto pengagas gerakan bersih-bersih Kali Semarang. Fot: R. Widiyartono

“Semula Wali Kota menyatakan akan hadir dalam kegiatan ini, tetapi tadi kami mendapat informasi bahwa Bu Wali ada gangguan kesehatan, sehingga tidak jadi. Semoga kegiatan mendatang beliau hadir,” kata Mayor Sugiyarto.

Setelah briefing, selanjutnya personel Koramil Semarang Tengah turun ke sungai menggunakan tangga, kemudian memunguti sampah  dan memasukkannya di dalam karung.

Sementara anggota yang lain bersama warga dan umat Gereja Katolik Santo Franciscus Xaverius Kebondalem membersihkan Jalan Inspeksi di kiri-kanan aliran Kali Semarang. Armada pengangkut sampah baik berupa motor roda tiga dan truk yang digunakan untuk menebang pohon pun disiapkan.

Kegiatan berlangsung sekitar dua jam itu juga dihadiri Komandan Kodim 0733/Kota Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo, Camat Semarang Tengah Aniceto Magno, Danramil Mayor Inf Sugiyarto, Kepala Puskesmas Miroto Drg Sutanti MKes, Ketua Forum LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) Kecamatan Semarang Tengah M Fachri, Pastor Paroki Kebondalem Romo Yustinus Slamet Witokaryono, Pr.

blank
Personel Kormail Semarang Tengah turun ke aliran sungai untuk memunguti sampah yang berserakan dan memasukkanya ke dalam karung. Foto: R. Widiyartono

Danramil Mayor Inf Sugiyarto mengatakan, gerakan membersihkan sungai ini merupakan tindak lanjut atas perintah Wali Kota Semarang, ketika melakukan kunjungan ke wilayahnya.

“Waktu itu Bu Wali Kota melakukan kunjungan ke wilayah ini, dan melihat ada pohon besar di bantaran sungai dan berserak sampah di alirannya. Kami diperintahkan untuk melakukan kerja bakti bersama resik-resik Sungai. Dan, kami laksanakan sekarang,” kata Mayor Sugiyarto.

Dijadikan Rutin

Ketua Forum LPMK Semarang Tengah M Fachri mengatakan, saat Wali Kota mengunjungi pintu air di Petudungan, meminta kepada Danramil dan Camat Semarang Tengah serta tokoh masyarakat untuk melakukan kegiatan membersihkan Sungai.