blank
Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso memberikan pembekalan kepada 23 peserta magang. Foto: Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Mardi Santoso memberikan pembekalan kepada 23 peserta magang yang ditempatkan di Kanwil Ditjenpas Jateng.

Magang ini merupakan program Kemenaker yang berlangsung selama enam bulan dan dilaksanakan di berbagai instansi pemerintahan, termasuk lingkungan pemasyarakatan.

Mardi menekankan pentingnya membangun nilai diri selama menjalani proses magang. Ia menyampaikan analogi tentang batu yang memiliki nilai berbeda bergantung pada cara mengolahnya.

“Batu punya nilai tergantung siapa yang mengolahnya. Batu kerikil bisa menjadi aspal yang berguna, namun batu besar yang dibiarkan di tengah jalan justru menjadi masalah. Begitu pula dengan kalian. Kalian harus memiliki nilai selama menempuh magang di sini,” tegasnya, Senin (24/11/2025).

Mardi menambahkan, program magang yang digagas Presiden merupakan upaya memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan siap menghadapi dinamika dunia kerja.

“Kalian harus cepat beradaptasi dimanapun berada, terutama dalam dunia kerja. Ikuti setiap arahan dari pembimbing dan pembina, karena itu akan membentuk profesionalitas kalian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Jateng, Ina Purnaningati memberikan penjelasan terkait ketentuan, tata tertib, serta etika kerja yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta magang.

Ina menekankan pentingnya disiplin dan komitmen agar tujuan program dapat tercapai secara optimal. Dalam kesempatan tersebut, para peserta magang juga memperkenalkan diri satu per satu, menyampaikan latar belakang pendidikan serta keterampilan yang mereka miliki. Sesi ini menjadi wadah untuk mengenal potensi masing-masing peserta.

Salah satu peserta, Alexandrin Farah Diba, menyatakan antusiasmenya dapat mengikuti program ini.

“Kami merasa beruntung bisa ditempatkan di Kanwil Ditjenpas Jateng. Pengarahan dari Kakanwil membuka wawasan kami tentang pentingnya membangun nilai diri. Kami berharap bisa belajar banyak dan memberikan kontribusi terbaik selama magang,” ucapnya.

Dengan pembekalan, diharapkan para peserta magang mampu memanfaatkan kesempatan belajar di lingkungan pemasyarakatan untuk meningkatkan kemampuan, pengalaman, dan kesiapan mereka memasuki dunia kerja.

Ning S