JEPARA ( SUARABARU. ID) – Desa Pendem, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, resmi meraih predikat Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) setelah dinyatakan lolos dalam proses verifikasi silang oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Puskesmas Keling 2 dan tim verifikator dari Desa Bumiharjo. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Pendem, 20 November 2025.
Proses verifikasi dipimpin oleh Retno Kusbandiyah, S.KM, yang selama ini dikenal sebagai salah satu motor penggerak program STBM di Kabupaten Jepara. Dalam penyampaiannya, Retno menegaskan bahwa capaian Desa Pendem bukanlah hal yang sederhana, melainkan buah dari kerja keras dan perubahan perilaku kolektif masyarakat.
“Desa Pendem adalah desa ke-69 dari total 195 desa/kelurahan di Kabupaten Jepara yang telah diverifikasi STBM. Khusus Kecamatan Kembang, Desa Pendem menjadi desa ke-7 dari 11 desa yang dinyatakan memenuhi kriteria. Selamat untuk Desa Pendem, pertahankan dan segera penuhi beberapa rekomendasi perbaikan. Ini capaian yang luar biasa, karena tidak semua desa langsung lolos. Dari 69 desa yang sudah diverifikasi, masih ada 7 desa yang tidak lolos artinya belum memenuhi syarat,” tegas Retno Kusbandiyah.

Dalam proses verifikasi, tim meninjau secara langsung berbagai komponen, mulai dari akses jamban sehat, pengelolaan limbah rumah tangga, penataan lingkungan, hingga tingkat partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Setiap aspek dinilai secara komprehensif untuk memastikan bahwa perubahan perilaku higienis benar-benar berjalan dan berkelanjutan.
Suasana verifikasi semakin lengkap dengan hadirnya jajaran Forkopimcam Kecamatan Kembang, dalam memberikan dukungan diantaranya Camat Kembang, Sekcam, Kapolsek, Danramil, hingga Kepala Tata Usaha Puskesmas Kembang. Dalam arahannya, Camat Kembang, Ahmad Widiyanto, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas kerja kompak pemerintah desa dan masyarakat.
“Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan sudah terbentuk. Pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh keberlanjutan program ini, karena desa yang bersih adalah pondasi utama masyarakat yang kuat,” ujarnya.

Petinggi Desa Pendem, Nur Ismail, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh warga. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya sekadar status, melainkan cerminan budaya sehat yang terus tumbuh di masyarakat.
“Ini kerja sama seluruh warga. Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan pelaksanaan 5 pilar STBM. Masyarakat sehat adalah harapan kita semua, dan Desa Pendem siap menjadi contoh desa yang terus bergerak menuju kehidupan yang lebih bersih dan layak,” ungkapnya.
Sanitarian Puskesmas Kembang, Enny Widiyanti, turut menyampaikan rasa syukur dan haru atas capaian Desa Pendem. Menurutnya, proses pembinaan yang dilakukan bertahun-tahun kini mulai terlihat hasilnya. “Ini bukan akhir, tapi awal penguatan perilaku hidup bersih di Desa Pendem,” ucapnya.
Tim verifikasi dari Desa Bumiharjo yang dipimpin langsung oleh Petinggi Desa Bumiharjo, Zaenal Isnani, hadir lengkap bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kader kesehatan. Mereka menyampaikan bahwa semangat kolaborasi antar desa menjadi kunci percepatan terwujudnya desa-desa STBM di Jepara.
“Desa Pendem membuktikan bahwa komitmen dan kerja sama warga adalah modal terbesar. Kami dari Desa Bumiharjo merasa terhormat bisa menjadi bagian dari proses verifikasi ini,” ujar Zaenal.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Hadi Sarwoko, S.KM., MMKes., MM, menegaskan bahwa program STBM merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendorong perubahan perilaku higienis secara berkelanjutan melalui 5 pilar STBM.
“Kabupaten yang sehat dimulai dari desa yang sehat. Program STBM adalah investasi jangka panjang untuk masa depan masyarakat. Ketika perilaku hidup bersih menjadi budaya, maka derajat kesehatan masyarakat akan meningkat dengan sendirinya,” tegasnya.
Dengan lolosnya Desa Pendem sebagai Desa STBM, Jepara dapat membuktikan bahwa kekuatan perubahan terbesar lahir dari masyarakat. Capaian ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari komitmen panjang untuk menjaga kesehatan lingkungan secara berkelanjutan. Desa sehat akan membentuk kecamatan yang kuat, dan kecamatan yang kuat akan mengangkat Jepara menuju kabupaten yang lebih maju, bersih, dan bermartabat. Desa Pendem hari ini telah memberi inspirasi..
Hadepe – Asrori













