JEPARA (SUARABARU.ID)- Enam kali kekalahan dalam sepuluh pertandingan membuat Persijap Jepara berada di jurang degradasi. Dengan mengemas delapan poin, tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini hanya terpaut dua poin dari PSPS Biak yang berada di posisi 16 klasemen.
Tuah Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara seakan hilang kala tim kebanggaan kota ukir ini menjamu Malut United pada lanjutan BRI Super League, Senin (3/11/20250).
Di menit ke-38 babak pertama Persijap sudah tertinggal 0-1 setelah Gustavo Franca mencetak gol untuk Malut United dengan sundulan.
Pada babak kedua, Persijap berusaha menyamakan kedudukan dan mendapat banyak peluang, tetapi peluang itu gagal berbuah gol karena pertahanan kuat Malut United dan penjaga gawang mereka.
Pada menit ke-65 Persijap mendapat hadiah penalti setelah Franca dijatuhkan di kotak penalti. Franca sendiri yang mengeksekusi penalti tersebut dan merubah kkedudukan menjadi menjadi 1-1.
Namun, Malut United kembali memimpin setelah mendapatkan penalti pada menit ke-77. David Da Silva mencetak gol dari titik putih dan mengubah skor menjadi 1-2.
Sayang, jelang akhir pertandingan, Persijap harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Fikron mendapat kartu merah karena melanggar David Da Silva.
Persijap tidak mampu mengejar ketertinggalan dengan memanfaatkan waktu tambahan dan beberapa peluang, mereka tidak berhasil mencetak gol lagi. Skor akhir tetap 1-2 untuk kemenangan Malut United.
ua













