SEMARANG (suarabaru.id) — Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Workshop Penelitian Pendidikan Bahasa Inggris bertajuk “Methodological Approaches to Technology-Integrated Instruction, Motivation, and Creativity.” Workshop ini juga menjadi dihadiri oleh mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 Pendidikan Bahasa Inggris.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Jumat, 24 Oktober 2025 pukul 13.00–17.00 WIB ini menghadirkan Firman Parlindungan, S.Pd., M.Pd., Ph.D. sebagai narasumber utama. Workshop ini merupakan bagian dari program kerja tahunan Magister Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNNES tahun 2025, dan merupakan agenda penutup dari ”Workshop Series 2025”. Hal yang berbeda pada serial lokakarya 2025 ini melibatkan panitia mahasiswa secara langsung.

Menurut Dr. Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., selaku Koordinator Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris sekaligus Ketua Pelaksana, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang pendekatan metodologis dalam penelitian inovasi pembelajaran dalam ELT (English Language Teaching), terutama yang berfokus pada integrasi teknologi, motivasi belajar, dan pengembangan kreativitas guru maupun peneliti.
Dalam sambutannya, Sri Wahyuni berharap narasumber dapat berbagi insight, pengetahuan, dan pengalamannya dalam penelitian dan terkait dengan perkembangan riset di dunia ELT pada saat ini.”

Bagi Firman, seorang yang meraih gelar Ph.D. dalam bidang Reading and Literacy di The Ohio State University, menyampaikan bahwa ”Belajar dan membaca merupakan praktik sosial.”
Ia juga menegaskan bahwa cara peneliti menentukan metodenya dalam penelitian juga akan menunjukan pengaruh dari pemahaman bagaimana budaya didefinisikan dan diartikan perannya dari kacamata sang peneliti.
Firman Parlindungan yang tidak hanya sebagai seorang dosen Universitas Teuku Umar juga menyampaikan isi hatinya dimana sekarang topik yang marak diusung oleh SDG’s yang merupakan topik sosial ini dikaranakan aspek pembangunan berkelanjutan. Karena pada kenyataannya peradaban terbentuk karena bisa bidang bahasa
Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi teoretis, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan draft proposal penelitian dan prototipe media pembelajaran inovatif. Hasil workshop diharapkan dapat dikembangkan menjadi artikel ilmiah serta tesis dan karya disertasi bagi mahasiswa yang relevan dengan konteks pendidikan masa kini.
Hadepe – Amaliyatul Hidayah Rofiq












