blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo saat berbicara di depan Forum Perusahaan Pengguna Tenaga Kerja Asing (TKA) di D’Season Hotel Bandengan, Rabu (22/10/2025).

JEPARA (SUARABARU.ID) –  Bupati Jepara  Witiarso Utomo  mengungkapkan pada triwulan kedua tahun 2025, total nilai investasi yang masuk ke Jepara mencapai Rp1,2 triliun. Angka tersebut terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,1 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp99,7 miliar.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Jepara, Witiarso Utomo, saat kegiatan Forum Pembinaan Perusahaan Pengguna Tenaga Kerja Asing (TKA) di D’Season Hotel Bandengan, Rabu (22/10/2025).

Selanjutnya Witiarso menjelaskan, investasi  hingga triwulan kedua berhasil menyerap 14.178 tenaga kerja, terdiri dari 11.442 orang di sektor PMA dan 2.736 orang di sektor PMDN. “Data ini menunjukkan bahwa iklim investasi di Jepara tumbuh positif dan menciptakan peluang kerja besar bagi masyarakat lokal,” ujar Witiarso.

blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Forkopimda dan Perusahaan Pengguna Tenaga Kerja Asing

Selain pertumbuhan investasi, menurut Witiarso  Jepara juga menjadi salah satu daerah dengan aktivitas penempatan tenaga kerja asing (TKA) yang cukup aktif di Jawa Tengah.

Hingga 30 September 2025, tercatat 2.065 TKA dengan lokasi lintas kabupaten/provinsi, sementara TKA yang ditempatkan di Kabupaten Jepara berjumlah 414 orang.

Sedangkan dari sisi pendapatan daerah, target Dana Kompensasi Penggunaan Tenaga Kerja Asing (DKPTKA) tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp4,6 miliar. Hingga akhir September, realisasi telah mencapai Rp4,11 miliar atau 89,36%.

“Capaian ini menunjukkan kinerja yang baik, namun tetap perlu kita dorong agar bisa optimal 100% di akhir tahun,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, proyeksi tahun 2026 menunjukkan sebanyak 266 TKA akan mengajukan perpanjangan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), dengan potensi pendapatan daerah sekitar Rp5,22 miliar.

Hadepe