SALATIGA (SUARABARU.ID) – Malam penutupan Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjadi momentum berharga yang memadukan inovasi, kolaborasi, dan kehangatan dalam satu harmoni.
Berlokasi di Panggung Utama depan Gedung Administrasi Pusat (GAP) UKSW, acara ini menampilkan Jemimah Cita, finalis Indonesian Idol musim kesebelas (2021). Ia menutup perhelatan dengan lantunan syukur dan pesan kekuatan bagi ribuan mahasiswa UKSW dari seluruh Nusantara.
Pesan yang Menguatkan
Dengan suara khasnya yang penuh jiwa, ia membuka penampilan dengan lagu Kamu Tak Sendiri, disambut tepuk tangan gemuruh mahasiswa dan penonton. “Suatu kehormatan bisa ada di tengah teman-teman UKSW. Rasanya hangat sekali bisa kembali ke Salatiga, kampus ini luar biasa beragam, mungkin paling beragam di Indonesia,” ujarnya tulus.
Lagu demi lagu seperti Mardua Holong, Cinta Dalam Hati yang dibawakan bersama mahasiswa UKSW Inggrid Anastasia Noya, Kala Cinta Menggoda berduet dengan Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami, hingga We Worship You, Haleluya mengalun indah semalam.
“Saya tahu rasanya merantau jauh dari orang tua, jadi semoga lagu ini bisa memeluk kalian. Tetaplah kuat, karena Tuhan menyertai setiap langkah,” tutur Jemimah di sela-sela penampilannya, belum lama ini.
Sinergi untuk Jawa Tengah dan Indonesia
Dalam sambutannya, Rektor Intiyas menegaskan kembali semangat UKSW sebagai kampus nasionalis dan oikumenis yang berakar di Kota Salatiga, kota tertua kedua di Indonesia yang dikenal dengan toleransi dan keberagamannya.
“Universitas Kristen Satya Wacana bukan menara gading. Kami hadir untuk berkontribusi nyata bagi bangsa melalui riset dan inovasi. Dari kota kecil ini, kami ingin menumbuhkan karya besar untuk Indonesia. Di sinilah denyut jantung Salatiga berdetak, UKSW menjadi rumah bagi Indonesia Mini,” tegasnya.
Dalam semangat kolaborasi yang mengakar kuat, UKSW menegaskan komitmennya untuk berjalan seiring dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Salatiga dalam mewujudkan perubahan nyata bagi masyarakat. Rektor Intiyas menuturkan, “UKSW siap bersinergi melalui riset, inovasi, dan pendidikan transformatif untuk melahirkan creative minority, generasi muda kreatif dan visioner yang membawa cahaya kemajuan bagi bangsa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyampaikan apresiasi mendalam atas peran UKSW dalam melahirkan inovasi dan membangun semangat kolaborasi lintas sektor.
“Mahasiswa memiliki energi luar biasa dalam mengubah pandangan hidup dan masa depan bangsa. Pembangunan Jawa Tengah tidak bisa dilakukan oleh satu orang superman, tetapi oleh super team dan di dalamnya kampus memiliki peran penting,” tegas Luthfi.
Luthfi juga menegaskan komitmen untuk terus menggandeng universitas dalam membangun provinsi melalui collaborative government. “Tanpa inovasi, kita akan jalan di tempat. Karena itu, saya ingin menarik inovasi dari mahasiswa untuk kita kembangkan di tingkat provinsi. Siapa tahu di antara kalian kelak ada yang menjadi gubernur, menteri, bahkan presiden,” ujarnya.













