
Sementara itu, Wali Kota Salatiga menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya GIHN sebagai ruang perjumpaan antara ilmu, budaya, dan kemanusiaan ini. “Dari kampus Indonesia Mini ini, kita belajar bahwa harmoni dan inovasi bukan dua hal yang terpisah, melainkan dua kekuatan yang saling meneguhkan. Inilah wajah Salatiga, kota pendidikan dan salah satu kota toleran yang terus menumbuhkan ekosistem pengetahuan yang inklusif,” ujarnya.
Ia juga mengajak agar kegiatan seperti ini terus didukung dan diperkuat di tingkat provinsi. “Dengan keberpihakan terhadap riset dan inovasi, UKSW dan Salatiga akan tumbuh menjadi ekosistem akademik yang dinamis dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tandasnya.
Malam Penuh Warna dan Sukacita
Selain penampilan Jemimah Cita, acara Closing Ceremony juga dimeriahkan oleh Alfine Band yang membawakan lagu Kangen, Masih Ada, Tabola Bale, dan Serana. Suasana semakin meriah dengan penampilan grup Kolintang dari Program Studi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UKSW yang memukau dengan Gambang Suling dan Rayuan Pulau Kelapa.
Tidak hanya menghibur, malam penutupan GIHN juga menjadi perayaan dari semangat berkarya lintas generasi, menyempurnakan dua hari penuh inovasi, dengan 18 stan pameran nasional dari 15 fakultas dan 65 program studi UKSW yang menampilkan hasil riset, kreativitas, dan teknologi karya mahasiswa.
Antusiasme dan sukacita juga terpancar dari para mahasiswa yang turut meramaikan panggung GIHN. “Yang pasti sangat senang, karena saya salah satu fans berat Kak Jemimah dan bisa duet bareng. Selain itu, GIHN dari tahun ke tahun selalu membawa dampak positif bagi kami semua,” ungkap Inggrid Noya, mahasiswa FBS asal Manokwari, Papua Barat.
Kesan serupa juga datang dari Eko Purwanto, warga Salatiga. “Acara ini sangat meriah dan membanggakan. Semoga tahun depan bisa terus diadakan karena sangat baik untuk kemajuan kampus dan mahasiswanya,” ujarnya.
Turut hadir dalam Closing GIHN 2025 yakni Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, M.Si., Forkopimda Salatiga, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi, S.Sos, M.Si., Kepala Dinas Badan Riset Inovasi Daerah Provinsi Jawa Tengah Drs. Mohamad Arief Irwanto, M.Si., Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Dr. Sadimin, S.Pd., M.Eng.
Penyelenggaraan GIHN 2025 UKSW menegaskan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4 pendidikan berkualitas, SDGs 9 industri, inovasi, dan infrastruktur, SDGs 11 kota dan komunitas berkelanjutan, serta SDGs 17 kemitraan untuk mencapai tujuan. Kegiatan ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, terutama cita nomor 2 tentang penguatan riset dan hilirisasi inovasi, nomor 4 pembangunan SDM unggul, dan nomor 6 perekonomian inklusif dan berkelanjutan.
Ning S













