blank
Peserta Seminar Ilmiah dan Workshop. Foto; Dok

JAKARTA ( SUARABARU.ID) – Perkumpulan Teknisi Pelayanan Darah Indonesia (PTPDI) menggelar Seminar Ilmiah dan Workshop Nasional bertajuk “Development of Blood Bank Technology for Blood Safety” pada 20–21 September 2025 di RA. Suites Simatupang, Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan teknisi pelayanan darah, akademisi, serta praktisi rumah sakit dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PMI ini menghadirkan sejumlah pakar nasional di bidang pelayanan darah, seperti Fransisca Romana Sri Supadmi (Ketua Kolegium Teknisi Pelayanan Darah), dr. Robby NurAditya, M.Sc. (Kepala UTD Pusat PMI), dan Dr. dr. Ni Ken Ritchie, M.Biomed. (Kepala UTD PMI Provinsi DKI Jakarta). Berbagai materi strategis disampaikan, mulai dari transformasi peran teknisi di era digital, kebijakan keamanan darah, hingga kendali mutu komponen darah.

blank
Ketua PTPDI Jawa Tengah, Asrori, bersama perwakilan teknisi dari UTD PMI Banyumas, BDRS RSUD RAA Soewondo Pati, serta UTD PMI Kabupaten Sragen

Dari Jawa Tengah, keikutsertaan ditandai dengan hadirnya Ketua PTPDI Jawa Tengah, Asrori, bersama perwakilan teknisi dari UTD PMI Banyumas, BDRS RSUD RAA Soewondo Pati, serta UTD PMI Kabupaten Sragen. Kehadiran delegasi ini menunjukkan komitmen kuat PTPDI Jawa Tengah dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan kompetensi teknisi pelayanan darah di daerahnya.

“Partisipasi ini bagian upaya serius kami untuk memastikan teknisi pelayanan darah di Jawa Tengah handal dan mampu menjawab tantangan profesi di masa depan,” ujar Asrori.

blank
Ketua PTPDI Jateng Asrori bersama dengan Ketua PTPDI Kab. Pati

Seminar dan workshop ini diakhiri dengan sesi praktik penanganan inkompatibilitas transfusi serta uji mutu darah, yang diharapkan dapat langsung diaplikasikan di unit kerja masing-masing. Melalui kegiatan ini, PTPDI menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga mutu dan keamanan pelayanan darah di Indonesia.

Hadepe – Asrori