blank
Ketua Umum Yayasan Kartini Indonesia saat menyerahkan buku kepada Korrdinator Satkordikcam Mlongg, Nuryadi. Foto: Septi

JEPARA (SUARABARU.ID) – Buku Mozaik Gagasan Kartini untuk Bangsanya yang tanggal 18 September 2025 diluncurkan oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili oleh Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar di pendapa R.A. Kartini Jepara mendapatkan apresiasi dari para kepala sekolah.

Dalam buku setebal 372 halaman  ini juga terdapat sambutan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan pengantar oleh Prof Dr Alamsyah, S.S., M.Hum.

Salah satunya adalah para kepala sekolah  di wilayah Satkordik Kembang yang telah membeli buku ini sebanyak 40 buku untuk sekolah SD yang ada di wilayah tersebut pada saat peluncuran. :Harapan kami  rekan-rekan guru akan lebih medah menyampaikan gagasan R.A. Kartini kepada siswa,” ujar Koordinator Satkordikcam  Kembang Nasuka,

blank
Hadi Priyanto saat menyerahkan buku Mozaik Gagasan Kartini untuk Bangsanya kepada Dewi Saptariani Kepala SDN 6 Jambu. Foto: Dok

Dengan demikian siswa tidak hanya mengetahui peran Kartini sebagai pahlawan emansipasi, tetapi juga gagasan – gagasan besar dalam berbagai bidang kehidupan di tengah bangsanya

Kemudian oleh Kootrdinator Satkordikcam Mlonggo, Nuryadi, Ketua Umum  Yayasan Kartini Indonesia  juga diberikan kesempatan untuk menjelaskan secara ringkas isi  buku yang ditulis oleh 62 penulis tersebut dan tujuan penerbitannya.

Pertemuan diikuti sekitar 32  kepala sekolah SD, yang tengah menyelenggarakan pertemuan rutin Jumat (26 / 9 -2025_ di aula kantor Sarkordikcam Mlonggo. “ Ini dapat menambah khasanah pustaka di sekolah,” ujar Nuryadi

Sementara Hadi Priyanto menjelaskan, buku yang diterbitkan Inibubudi Publishing Kudus dan Yayasan Kartini Idonesia ini ditulis oleh 62 orang penulis yang sebagian besar adalah guru. “Latar belakangnya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang gagasan  dan perjuangan R.A. Kartini yang sementara ini hanya diketahui sebagai sosok pejuang kaum perempuan,” ujarnya

Padahal menurut Hadi, Kartini memiliki gagasan-gagasan besar untuk bangsanya. “Bukan hanya dalam tulisan-tulisannya, beliau juga telah  membuka jalan bagi kemajuan bangsa  dalam karya nyata,” terangnya.

Kartini memiliki peran besar dalam menumbuhkan semangat nasionalisme para pemuda pergerakan, mengembangkan seni ukir, batik, menjaga kebudayaan,  mendirikan sekolah, hingga merintis hak asasi manusia. “ Bahkan surat – surat Kartini tentang emansipasi telah menjadi memori kolektif dunia,” tambah Hadi.

Karena itu, diharapkan kalangan pendidik di Jepara dapat memberikan edukasi yang lebih lengkap tentang sosok Kartini yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Jepara.

Hadepe