blank

JEPARA (SUARABARU.ID) –  Direncanakan buku Mozaik Gagasan R.A. Kartini untuk Bangsanya yang ditulis oleh 62 orang pegiat literasi di Jepara – Rembang  dan diterbitkan oleh Inibubudi  Publishing Kudus  ini   akan diluncurkan bertepatan dengan peringatan Haul ke-121 R.A. Kartini pada hari Kamis 18 September 2025.  Peluncuran buku dengan tebal 372 halaman  ini didukung oleh Bunda Literasi Kabupaten Jepara, Ny Ella Witiarso Utomo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Umum Yayasan Kartini Indonesia, Indria Mustika kepada sejumlah media pada Minggu pagi 14 September 2025. “Buku ini ditulis oleh pegiat literasi yang sebagian besar adalah guru SD,SMP, SMA dan SMK, jurnalis, ASN, perangkat desa serta sejumlah mahasiswa,” ujar Indria Mustika.

Lebih lanjut ia menjelaskan, buku ini menampilkan gagasan dan perjuangan Kartini dalam perspektif yang lebih lengkap, bukan hanya sebagai pahlawan emansipasi perempuan seperti yang kita pahami selama ini.

“Beliau juga layak disebut sebagai ibu pendidikan, ibu literasi, pencetus konsep pendidikan vokasi,   wartawan  dan eksportir perempuan pertama, perintis hak asasi manusia, keluarga berencana,  perintis pendidikan Islam modern, hingga penyemai gerakan nasionalisme Indonesia. Juga perintis seni ukir, batik dan memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa.  Karena  gagasan-gagasan besarnya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dunia, maka surat-surat  Kartini telah ditetapkan menjadi memori kolektif dunia oleh Unesco,” ujar Indria Mustika.

Sementara ketua panitia peluncuran buku dan peringatan Haul ke- 121 RA Kartini, Ida Fitriningsih mengungkapkan, direncanakan kegiatan ini  akan dihadiri oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo serta para pimpinan organisasi perempuan, akademisi, anggota DPRD dan pejabat perempuan di Jepara, kepala sekolah, guru, pelajar dan pegiat literasi.

Disamping ada sejumlah acara yang disiapkan seperti musikalisasi puisi dan  pembacaan surat-surat Kartini juga akan dilakukan doa bersama dalam rangka Haul ke – 121 R.A. Kartini.

“Kami bukan hanya ingin mengenang beliau, tetapi ingin juga terus menghidupkan gagasannya yang masih relevan dengan kondisi saat ini. Bagi kita R.A. Kartini adalah kekuatan absolut Jepara. Karena itu gagasan dan semangatnya harus terus kita hidupkan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Hadepe