blank
Penyalaan api Porsema tanda resmi Pembukaan Porsema XIII Jawa Tengah. Foto: Sub.

WONOSOBO (SUARABARU.I D) – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif ( Porsema) XIII tingkat Jawa Tengah tanggal resmi dibuka pada Rabu (10/9/2025). Perhelatan olahraga dan seni yang mempertandingkan 29 macam lomba, dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amin Suyitno.

Sejumlah tokoh dan pejabat baik pusat maupun daerah hadir dalam kegiatan yang mempertandingkan 18 cabang olahraga dan 11 cabang seni. Merejka di antaranya Pengurus LP. Ma’arif PBNU Prof. Muhammad Ali Ramadhani, Rois Syuriyah PWNU K.H. Ubaidillah Shodaqah, Ketua Tanfidziyah PWNU KH. Abdul Ghoffar Rozin, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah H. Saiful Mujab, Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat dan jajarannya, Baldik Semarang, Rektor Unsiq, Unwahas, Unisula, seluruh Pengurus LP Ma’arif NU dan PCNU kabupaten/kota de-Jawa Tengah, serta sejumlah undangan.

Acara diawali dengan berbagai performa, di antaranya lagu-lagu religi dan nasional dan tarian kolosal yang ditampilkan ratusan pelajar dilanjutkan dengan devile 36 perwakilan Kontingen Porsema XIII Kabupaten/ Kota se- Jawa Tengah.

blank
Ratusan penari meriahkan pembukaan Porsema Jawa Tengah. Foto: Sub.

H. Fahruddin Karmani, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menuturkan bahwa Porsema XIII Jawa Tengah diikuti 5.577 peserta, 1.794 official utusan 36 Kabupaten/ Kota se- Jawa Tengah. Porsema XIII juga memperlombakan cabang yang diikuti Anak Berkebutuhan Khusus ( ABK) sebagai wujud keberpihakan LP Ma’arif NU Jawa Tengah terhadap pendidikan inklusi.

blank

H. Afif Nurhidayat, Bupati Wonosobo menyampaikan apresiasi kepada sejumlah tokoh dan pejabat serta seluruh Kontingen Porsema yang hadir ke Wonosobo. Ia berharap Porsema membawa dampak positif bagi pelajar sebagai ruang ekspresi dan aktualisasi sehingga membentuk generasi yang percaya diri, jujur, sportif, cermat, dan berpandangan terbuka.

KH. Abdul Ghoffar Rozin, Ketua PWNU Jawa Tengah berharap ada perbedaan dan progres dalam setiap event Porsema sehingga dapat memunculkan atlet yang bisa berlaga di tingkat nasional. Gus Rozin panggilan akrabnya berharap ada perhatian khusus terhadap Anak Berkebutuhan Khusus ( ABK) sehingga potensi mereka dapat diasah dan dikembangkan sehingga dapat berprestasi. Kepada Dirjen Pendis Gus Rozin berharap guru-guru LP. Ma’arif NU diperhatikan.

Ketua LP Ma’arif NU PBNU Prof. Muhammad Ali Ramadhani mengajak seluruh peserta Porsema membangun kecintaan dan silaturahmi. Tidak sekadar kompetisi, tapi berkolaborasi meningkatkan gairah positif agar menjadi pribadi yang tangguh, cerdas, memiliki skill, dan daya saing.

Dirjen Pendis Kementerian Agama, Prof. Amin Suyitno menyampaikan pesan Menteri Agama RI, Prof. Nazaruddin Umar tentang trilogi jilid 2 yakni membangun harmoni hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam. Dirjen Pendis berharap LP. Ma’arif terus membangun sinergitas dengan keluarga Kementerian Agama di berbagai tingkatan.

Hadepe – Sub