BLORA (SUARABARU.ID) — Sebanyak 44 Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun, di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Rabu 10 September 2025, hal itu menandai berakhirnya masa pengabdian mereka sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
Para pegawai yang purna tugas berasal dari berbagai latar belakang profesi. Mulai dari 22 orang guru, 2 perawat, 2 pengawas sekolah, 1 analis kebijakan, 1 epidemiolog kesehatan, 2 jabatan pengawas, hingga 14 jabatan pelaksana.
Di antara mereka, terdapat nama Imam Djunaidi, pengawas sekolah ahli madya pada Korwil Bidang Pendidikan Banjarejo, dan Maryani, guru ahli madya SDN 2 Karangboyo Cepu, yang tercatat memiliki masa kerja terlama, masing-masing 41 tahun 6 bulan dan 41 tahun 7 bulan.
Saat menyerahkan SK Pensiun tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan rasa bangga sekaligus haru atas pengabdian para PNS yang telah mendedikasikan diri sepenuh hati untuk melayani masyarakat dan mengawal pembangunan di Kabupaten Blora.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak/Ibu. Semoga jasa yang telah Bapak/Ibu sumbangkan kepada bangsa, negara, dan khususnya masyarakat Kabupaten Blora mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT,” ucap Bupati Blora.
Bupati Blora mengatakan bahwa pemerintah merasa kehilangan sosok PNS yang andal, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Namun demikian, ia berharap semangat kerja dan keteladanan mereka dapat diwarisi oleh generasi pegawai yang masih aktif.
Lebih lanjut, Bupati Blora mendorong para purna PNS agar tetap mengabdi kepada masyarakat dalam bentuk lain setelah pensiun. “Saya berharap ketika purna nanti, Bapak/Ibu tetap bisa mengabdi di lingkungan masing-masing, entah dengan bertani, mengembangkan usaha, atau kegiatan lainnya. Keberadaan Bapak/Ibu masih sangat berarti bagi masyarakat dalam posisi apapun,” pesan Bupati Blora.
Dalam kesempatan itu, Bupati Blora menyampaikan perkembangan pembangunan daerah, khususnya di sektor infrastruktur. Tahun ini, Pemkab Blora merencanakan pembangunan jalan pada 103 ruas dengan anggaran hampir Rp400 miliar.
“Kami mohon doanya, semoga pembangunan ini berjalan baik dan lancar. Kita semua ingin Blora tumbuh menjadi kabupaten yang maju, baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” tandas Bupati Blora.
Kudnadi Saputro













