blank
Wali Kota Damar Prasetyono dam Wakil Wali Kota dr Sri Harso foto bersama fina;is Duta Wisata Kota Magelang 2026. (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

 

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Rakha Farras Zahy Alfa Achieno dan Khalifa Valle Dewanty dinobatkan sebagai Duta Wisata Kota Magelang 2026 pada malam puncak pemilihan yang digelar di Ballroom Hotel Puri Asri Magelang, Sabtu (20/6).

 

Keduanya terpilih setelah melalui serangkaian seleksi, pembekalan, hingga penilaian akhir yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang.

 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengapresiasi materi pembekalan yang diberikan kepada para finalis, karena dinilai mampu membentuk generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah, bukan sekadar menjalankan peran seremonial sebagai duta wisata.

 

Damar berharap, para Duta Wisata Kota Magelang yang terpilih dapat menjadi bagian dari lahirnya berbagai inovasi daerah, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif yang berpotensi mendorong pertumbuhan sektor-sektor lain.

 

“Magelang memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan. Kita harus bangga dengan identitas dan kekayaan daerah kita sendiri. Potensi Magelangan tidak hanya soal kuliner, tetapi juga budaya, busana, dan berbagai produk kreatif yang bisa menjadi kekuatan daerah,” ujarnya.

 

Kepala Disporapar Kota Magelang, Imam Baihaqi mengatakan,  pemilihan Duta Wisata merupakan upaya untuk meningkatkan kontribusi generasi muda dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

 

Melalui ajang ini, pemerintah berharap lahir figur-figur muda yang kompeten, berkarakter, dan mampu menjadi representasi Kota Magelang dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, serta ekonomi kreatif.

 

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun jejaring dan kolaborasi generasi muda untuk mendukung pembangunan pariwisata Kota Magelang,” ujarnya.

 

Selama proses seleksi, para finalis mendapatkan pembekalan yang mencakup kepariwisataan, ekonomi kreatif, kepemanduan wisata, perencanaan pembangunan kepariwisataan, public speaking, digital marketing hingga psikologi.

 

Mereka juga memperoleh materi tentang kepribadian, etika berpenampilan (ngadi salira ngadi busana), table manner, beauty class, kesehatan dan perawatan kulit, koreografi, serta pengenalan produk UMKM dan IKM Center Kota Magelang.

 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan post-test, wawancara, dan presentasi proyek yang menjadi bagian dari penilaian akhir.

 

Para pemenang memperoleh trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan. Juara umum pertama menerima Rp3,5 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.

 

Sementara itu, pemenang kategori khusus Intelegensia, Best Project, Persahabatan dan Favorit, masing-masing memperoleh uang pembinaan sebesar Rp700 ribu. (prokompimkotamgl)