JEPARA (SUARABARU.ID) – Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar temu wali di Gedung Serba Guna lantai tiga UNISNU Jepara, Rabu 3 September 2025. . Acara ini dibuka dengan tahlil yang dipimpin oleh tim fakultas, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, Dr. Wahiddullah, S.H.I., M.H.
Dalam sambutannya, Dr. Wahiddullah menekankan pentingnya sinergi antara fakultas dan stakeholder dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran di Fakultas Syari’ah dan Hukum. Ia menyebutkan, bahwa Fakultas Syari’ah dan Hukum merupakan fakultas pertama di Unisnu Jepara, yang berdiri sejak 17 Maret 1989.

Peningkatan Akreditasi Unggul
Dr. Wahiddullah juga menyatakan bahwa Fakultas Syari’ah dan Hukum telah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup untuk meningkatkan status akreditasi menjadi “Unggul” pada tahun 2025 ini. Hal ini menunjukkan komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran.

Ia juga menjelaskan, Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU Jepara juga telah membuka program Sistem RPL (Recognition of Prior Learning) yang memungkinkan karyawan, perangkat desa, atau modin untuk menempuh pendidikan hukum selama dua tahun dan memperoleh gelar Sarjana Hukum (S.H.). “Program ini memanfaatkan pengalaman kerja yang dimiliki oleh peserta untuk diakui sebagai bagian dari proses pendidikan,” ujarnya

“Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU Jepara terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran, serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan,” pungkas Wahiddullah
Hadepe – Indria Mustika













