BLORA (SUARABARU.ID) – Lasmi, petani Desa Jiworejo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora,kini menggunakan mesin perontok jagung untuk penganan pascapanen. Menurut Lasmi, Senin 25 Agustus 2025, dia menggunakan satu mesin perontok/pemipil jagung.
Lasmi mengatakan dalam kegiatan panen kali ini, satu unit mesin perontok jagung dikerahkan, kebersamaan antara anggota Koramil dan masyarakat desa Jiworejo baik dan kompak.
“Suasana kebersamaan tampak jelas ketika pak Tentara dan warga bergotong royong memasukkan jagung ke dalam mesin perontok. Kebersahajaan dan kedekatan itu memperlihatkan kompak antara TNI dan masyarakat desa,” ujar Lasmi.
Kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 06/Jiken Kodim 0721/Blora turun langsung membantu petani dalam proses perontokan jagung pasca panen milik Lasmi, warga Desa Jiworejo, Kecamatan Jiken.
Babinsa Koramil 06/Jiken, yang hadir di lokasi, Koptu Supriyanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Selain mendukung ketahanan pangan, pendampingan ini juga menjadi wujud motivasi bagi masyarakat agar terus bersemangat dalam mengelola lahan pertanian.
“Sebagai Babinsa, kami sangat mendukung upaya Bu Lasmi yang telah memanfaatkan lahannya untuk menanam jagung. Harapannya, langkah ini bisa menjadi contoh bagi warga lain. Kami siap hadir untuk mendampingi, sekaligus mendorong semangat masyarakat dalam bekerja,” ucap Koptu Supriyanto.
Dalam kegiatan tersebut, lanjut Koptu Supriyanto, warga bergotong royong memasukkan jagung ke dalam mesin perontok, kebersahajaan dan kedekatan itu memperlihatkan sinergi antara TNI dan masyarakat desa binaan.
“Kegiatan ini tidak hanya membantu petani mempercepat proses panen, tetapi juga menjadi bukti nyata peran TNI dalam mendukung sektor pertanian. Melalui langkah-langkah kecil namun bermakna, TNI terus hadir bersama masyarakat demi tercapainya ketahanan pangan nasional,” tandas Koptu Supriyanto.
Kudnadi Saputro













