blank
Prof Dr Muhammad Bela'o (tengah), bertukar cinderamata dengan pengurus MAJT. Foto: dok/majt

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Seorang tokoh Muslim internasional asal Inggris (United Kingdom/UK), Prof Dr Muhammad Bela’o, yang juga menjabat sebagai Ketua Imam Foundation, belum lama ini hadir menemui sejumlah pengurus Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang.

Kunjungannya ini, merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama di bidang pendidikan Islam, dan pengembangan dakwah global. Kedatangan Prof Bela’o disambut sejumlah Pengurus PP MAJT, Sekretaris PP MAJT Drs KH. Muhyiddin MAg, Wakil Sekretaris Bidang Usaha dan Pemeliharaan Aset Drs H Istajib AS, Wakil Sekretaris Bidang Humas dan Komunikasi Dr KH Ahmad Saifudin MA.

Dalam suasana akrab, Prof Bela’o menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak MAJT, dan menilai masjid megah ini sebagai representasi penting dari Islam yang moderat dan terbuka di Asia Tenggara.

BACA JUGA: Kantor Baznas Banyumas Dilengkapi Studio Podcast

Kunjungan ini kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama para kiai, serta penjajakan kolaborasi antara Imam Foundation dan MAJT, khususnya dalam program-program kepemudaan dan pengembangan dakwah berbasis teknologi.

Ketika berdialog dengan para santri di Pesantren Tahfidh MAJT Baznas Jawa Tengah, Prof Bela’o berpesan, sebagai penuntut ilmu, kita tidak boleh sombong, malu dalam bertanya, wara’ atau berhati-hati dalam segala hal, dan tidak boleh pula menuruti hawa nafsu.

”Nasihat untuk para penghafal Alquran, yang pertama, perkuat benar-benar hafalanmu, muroja’ah lebih giat, dan sering-seringlah latihan jadi imam,” pesan dia pada para santri.

Riyan