blank
Bupati Wonogiri AKBP Setyo Sukarno (kedua dari kiri) menyerahkan kenang-kenangan tokoh wayang Werkudara kepada AKBP Jarot Sungkowo (kedua dari kanan) dengan masing-masing didampingi istri.(Dok.Prokopim Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – AKBP Jarot Sungkowo, menerima kenang-kenangan tokoh wayang Werkudara dari Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, Kamis (31/7/25), mengabarkan, penyerahan kenang-kenangan tersebut dilakukan saat acara pisah sambut Kapolres Wonogiri yang digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri.

Werkudara memiliki banyak nama, seperti Bimasena, Bratasena, Wijasena, Aryasena, Jayadilaga, Kusumadilga, Bayu Tanaya, Bayu Suta dan Bayu Siwi. Kesatria dari Jodipati ini, merupakan putra kedua dari Pandawa Lima. Di kalangan penggemar wayang, Bima Sena dianggap sebagai tokoh yang memiliki karakter jujur, lugas, spontan, tidak pandang bulu, ulet, tidak pernah putus asa, dan tidak pernah menghindar dari tantangan.

Seperti diberitakan kemarin, jabatan Kapolres Wonogiri berganti dari pejabat lama AKBP Jarot Sungkowo kepada AKBP Wahyu Sulistyo. AKBP Jarot telah setahun menjabat Kapolres Wonogiri, untuk selanjutnya dipromosikan menjadi Wadir Reskrimum Polda Jawa Tengah. AKBP Wahyu Sulistyo, sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit-4 Ditreskrimsus Polda Metro jaya.

“Pada kesempatan ini, kita melepas Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo dan menyambut Kapolres Wonogiri yang baru AKBP Wahyu Sulistyo,” ujar Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Atas nama pribadi dan mewakili masyarakat Wonogiri, Bupati Setyo, mengucapkan selamat bertugas di tempat tugas baru, dengan iringan doa dan harapan senantiasa mendapatkan kelancaran dan kesuksesan.

Selanjutnya, kepada Kapolres baru AKBP Wahyu Sulistyo, Bupati Setyo, mengucapkan selamat datang, selamat bertugas di Kabupaten Wonogiri. “Perlu kami sampaikan, bahwa secara umum situasi dan kondisi di Kabupaten Wonogiri sangat kondusif,” tandas Bupati Setyo Sukarno. Hal itu ditandai dengan suksesnya pelaksanaan agenda besar pemerintahan dan politik serta kegiatan kemasyarakatan, yang senantiasa berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Tentunya situasi Wonogiri yang kondisi ini, imbuh Bupati Setyo, terwujud berkat adanya kebersamaan dan sinergisitas seluruh unsur pemerintah dan masyarakat tanpa terkecuali. Termasuk peran dari jajaran Polres. Semangat kebersamaan di Kabupaten Wonogiri tercermin pada visi untuk mewujudkan Wonogiri yang Berdaya Saing, Maju, Sejahtera, Berkelanjutan.

Kata Bupati Setyo, jajaran Forkopimda Wonogiri senantiasa solid, koordinatif dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Mampu menjalin kerjasama lintas sektoral, dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang secara administratif tersebar di 25 Kecamatan dan di 294 Desa/ Kelurahan.(Bambang Pur)