SEMARANG (SUARABARU.ID)– Universitas Semarang (USM) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi RI.
Naskah kerja sama ditandatangani Rektor USM Dr Supari ST MT, dan Direktur Pengembangan Produk Unggulan Transmigrasi Ir Sofyan Hanafi MSi, di Ruang Telekonferensi Lantai 8 Gedung Menara Prof Dr Muladi SH USM, Kamis (31/7/2025).
Hadir dalam penadatanganan MoU itu antara lain, Alexander Manik (Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat PPUT), Latif (Kasubbag TU Direktorat PPUT), Romel Sunggoro (Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat PPUT), Fatwa Indriya Abimanyu (Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat PPUT).
BACA JUGA: Tim PKM USM Beri Pelatihan Manajemen Risiko Konstruksi
Ada pula Hermawan Dimas (Staf Direktorat PPUT), Maria Asih Dinarwari (Ketua Tim Bagian Hukum Ditjen PEPMT), Puba Bayu Pratama Rizki (Bagian Hukum), Dwi Hastuti Permatasari (Bagian Hukum).
Dari pihak USM hadir Wakil Rektor I Prof Dr Ir Sri Budi Wahjuningsih MP, Wakil Rektor II Dr Titin Winarti SKom MM, Wakil Rektor III Dr Muhammad Junaidi SHI MH, Sekretaris Universitas Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, Direktur Pascasarjana Prof Dr Indarto SE MSi, Ketua LPPM Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, dan sejumlah dekan.
Menurut Supari, tujuan kerja sama ini agar USM berkontribusi untuk memajukan Indonesia. Bentuk kerja sama nanti berupa pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang didekatkan dengan program-program Kementerian Transmigrasi, untuk membangun daerah-daerah itu.
BACA JUGA: Tim KKN USM Adakan Sosialisasi dan Penyebaran Benih Ikan Pemakan Jentik Nyamuk
”Kami berharap, penelitian dan pengabdian para dosen bisa berkolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi. Di sisi lain, para dosen bisa berkontribusi di bidang marketing, hukum, psikologi, sistem informasi dan teknik, di wilayah transmigrasi. Sedangkan mahasiswa diharapkan memiliki kesempatan untuk magang, belajar dan memahami kinerja di kementerian,” ujar Supari.
Sementara itu, Sofyan menyampaikan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini. Dalam pelaksanaannya nanti, fokus kegiatan pada kesejahteraan masyarakat transmigrasi. Selain itu, masyarakat lokal yang di luar transmigrasi, juga ikut dibina.
”Kami berharap, teman-teman dari LPPM USM bisa ikut membantu pembangunan khususnya di kawasan transmigrasi. Terus terang, temuan hasil penelitian dosen USM, sangat menginspirasi dalam pembangunan di Papua,” ungkapnya.
Riyan













