blank
Truk pengangkut biji kopi yang mengalami patah as roda yang terlibat dalam insiden kecelakaan di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Foto: dok Unit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan.

Inskden kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.20 WIB, Rabu (30/7/2025).

Insiden ini melibatkan empat kendaraan, dua truk dan dua sepeda motor.

BACA JUGA : Umbul-umbul Tujuhbelasan Mengadopsi Rancang Bangun Penjor Bali

Peristiwa kecelakaan ini menyebabkan dua pengendara motor mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kasat Lantas AKP Mohamad Bimo Seno melalui Kanit Gakkum Polres Grobogan, Iptu Eko Arie, mengonfirmasi bahwa kejadian bermula dari truk bermuatan biji kopi seberat delapan ton yang mengalami kerusakan.

Menurut Iptu Eko Arie, truk dengan nomor polisi H-8033-RM yang dikemudikan Rico Putra Pratama (30), warga Temanggung, berjalan dari arah barat menuju timur melintasi jalan Raya Purwodadi-Blora.

Sekitar pukul 01.00 WIB, as roda belakang kanan truk tersebut patah saat melintas di jalan Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo.

Sopir truk langsung berhenti di sisi kiri jalan karena kondisi tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan.

Setelah memarkir truk, pengemudi sempat menyalakan api di belakang kendaraan untuk penerangan lalu tertidur di dalam kabin dengan menyalakan lampu hazard sebagai tanda.

Sekitar pukul 04.30 WIB, pengemudi terbangun karena mendengar suara benturan keras dari arah belakang. Ia segera keluar dan melihat kecelakaan telah terjadi.

Sebuah truk lain dengan nomor polisi P-9122-GC yang dikemudikan Muhamad Amin (45), warga Kabupaten Jember, diduga tidak melihat truk yang berhenti di jalan gelap itu dan menabraknya dari belakang.

Akibat benturan tersebut, truk yang dikendarai Amin kehilangan kendali dan menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan dan searah di depannya.

Satu Meninggal Dunia

Pengendara motor tersebut yakni Muhamat Sodikin (25) asal Kabupaten Blora yang mengendarai Honda Vario dan Riyanto (60) warga Desa Jono, Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, menjadi korban dalam insiden tersebut dan mengalami luka.

“Pengendara Honda Vario mengalami luka berat dan dievakuasi ke RSUD dr Soedjati Purwodadi. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan,” jelas Iptu Eko Arie.

Gelap

Pihak kepolisian mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk pemeriksaan terhadap penerangan jalan serta posisi berhentinya truk di lokasi kejadian.

“Situasi lalu lintas saat kejadian memang tidak terlalu padat, tetapi kondisi penerangan minim menjadi salah satu faktor yang kami evaluasi,” jelas Eko Arie.

Ia juga mengimbau agar pengemudi yang mengalami kerusakan kendaraan di jalan agar memasang rambu darurat secara maksimal guna menghindari risiko tabrakan.

TYA WIDYA