WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Kodim 0707/Wonosobo dan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) setempat, Jumat (25/7/2025), menyalurkan beras murah program ketahanan pangan untuk masyarakat.
Penyaluran beras murah yang dilakukan di Paseban Barat Alun-Alun Wonosobo itu diperuntukan bagi warga yang membutuhkan. Jumlah beras disalurkan sejumlah 200 kantong dengan jumlah total 1 ton.
Sebelumnya, Kodim 0707/Wonosobo, juga telah menyalurkan beras di Kelurahan Kalikajar bagi warga setempat. Sejumlah warga yang menerima beras murah mengaku senang karena mendapatkan beras murah di bawah harga pasaran.
Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S Sos mengatakan bantuan strategis ini harus dipastikan sampai ke tangan yang berhak menerima dan tidak ada kendala apapun di lapangan.
“Kami memang berkomitmen penuh dan memastikan program penyaluran beras bantuan pemerintah ini berjalan lancar dan tepat sasaran di seluruh desa se-Kabupaten Wonosobo,” ujarnya.
Babinsa di seluruh wilayah, lanjutnya, telah disiagakan untuk mendampingi dan memastikan bahwa setiap karung beras diterima langsung oleh keluarga yang membutuhkan.
Beri Manfaat

“Program ini adalah buah kolaborasi yang apik antara pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, TNI dan pemerintah daerah Wonosobo,” katanya.
Sementara itu, Sesepuh FKPPI Wonosobo Agus Purnomo menambahkan penyaluran beras murah sebagai bantuan pangan harus tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu kepada keluarga penerima manfaat.
Lebih dari itu, imbuh dia, kolaborasi ini juga menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat. Feedback dari pelaksana lapangan dan masyarakat pun akan dihimpun untuk perbaikan program ke depan.
“Semoga dengan adanya bantuan ini masyarakat kita semakin sejahtera.
Kehadiran TNI dan FKPPI di tengah-tengah masyarakat saat penyaluran beras ini alhamdulillah telah disambut sangat positif oleh masyarakat,” katanya.
Penyaluran beras bantuan pemerintah ini, harap Agus, dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang kerap kali menjadi tantangan.
“Dengan sinergi yang kuat antara TNI, Bulog dan FKPPI dalam mendistribusikan bantuan beras diharapkan bisa berjalan optimal, membawa manfaat nyata bagi warga Wonosobo,” pungkasnya.
Muharno Zarka













