SEMARANG (SUARABARU.ID)– Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), yang diketuai Erlina Dewi Endah Amaliyah SST MM, dengan anggota Bonita Prabasari SPd MAk, Dr Andhy Tri Adriyanto SE MM serta Fajar Akriana Nila Relita SE MM Ak CA, melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Tim PKM USM ini mengadakan pelatihan dengan menggunakan aplikasi Buku Kas untuk mengelola keuangan pribadi Gen Z, di Kantor CV Phi Mora Enjiniring, pada Kamis (10/7/2025).
Menurut Erlina, kegiatan ini sangat penting bagi Gen Z, untuk melakukan perencanaan keuangan. Sebab, perilaku hedonisme dan konsumerisme marak beredar di sosial media, yang menimbulkan Fear Of Missing Out (FOMO), dan paham You Only Live Once (YOLO).
”Penganut paham ini seringkali tidak memperhatikan bagaimana kondisi keuangan mereka, dan hanya menuruti keinginan untuk memenuhi gaya hidup yang sebenarnya tidak perlu. Guna mencegah perilaku konsumtif ini sejak usia muda, seseorang perlu dikenalkan pada pengelolaan keuangan yang baik,” kata Erlina.
BACA JUGA: George Calvin, Anggota UKM Panahan USM Jadi Finalis Duta Genre Kota Semarang 2025
Disampaikan juga, kegiatan ini dilakukan untuk sharing pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, yang terdiri dari bagaimana merencanakan anggaran, tabungan, memilih investasi, dan manajemen risiko.
Selain itu, Gen Z juga dibekali dengan tutorial penggunaan aplikasi pengelolaan keuangan yang mudah dan praktis digunakan, dengan memakai smartphone.
”Dalam mengelola keuangan pribadi, hal pertama yang dilakukan, evaluasi kondisi keuangan saat ini. Kemudian tentukan tujuan keuangan, buat anggaran, tinjau dan sesuaikan secara periodik,” imbuhnya.
BACA JUGA: Mahasiswa Pariwisata USM Gelar FGD Pentingnya Penerapan ‘Public Speaking’
Ditambahkan dia, Gen Z harus dapat membedakan pengeluaran apa yang termasuk kebutuhan dan mana keinginan. ”Jangan lupa untuk mengalokasikan dana darurat, dan mencari banyak literasi keuangan, sebelum menentukan investasi sehingga mengetahui risikonya,” ujar Erlina lagi.
Anggota PKM yang lain, Bonita berharap, melalui kegiatan sharing pengetahuan tentang pengelolaan keuangan bagi Gen Z ini, generasi muda akan lebih melek dan sadar, akan pengelolaan keuangan yag baik, supaya terhindar dari masalah keuangan.
”Para peserta sepertinya antusias dalam belajar mengelola keuangan. Kami berharap, agar semakin banyak kegiatan sosialisasi pengelolaan keuangan yang baik, sehingga mereka dapat banyak literasi keuangan untuk perencanaan mereka,” terang dia.
BACA JUGA: Tim Bola Voli Putri USM Raih Emas di Pomprov 2025
Sementara itu, perwakilan dari CV Phi Mora Enjiniring, Hotmauli Sagala SE menyatakan, pihaknya turut prihatin, melihat gaya hidup Gen Z saat ini. Karena seringkali ingin mengikuti gaya hidup yang sedang digemari, terutama dari sosmed, dan berbelanja tanpa pertimbangan yang matang.
”Mayoritas karyawan kami adalah Gen Z, dan masih memerlukan literasi perencanaan dan pengelolaan keuangan. Harapan kami, karyawan kami menjadi melek keuangan, dan tidak mudah terjebak pada masalah keuangan di masa depan,” harap dia.
Hotmauli juga mengajak tim dosen dari Fakultas Ekonomi USM, untuk memberikan pelatihan bagi karyawan mereka, tentang pengelolaan keuangan pribadi yang baik.
Riyan













