blank
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat menyerahkan secara simbolis pencairan HKGS. Foto:Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris secara simbolis menyerahkan Bantuan Honor Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS). Penyerahan tersebut dilakukan di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (10/7/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan penerima, pimpinan OPD hingga sejumlah anggota Fraksi PKB DPRD Kudus.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam sambutannya menyampaikan HKGS ini merupakan realisasi dari visi misi pemerintahannya.

Setiap guru swasta baik dari TK/RA, SD/MI, MTs, Madin hingga TPQ mendapatkan tunjangan sebesar Rp 1 juta untuk setiap bulan.

Bupati juga menegaskan tunjangan tersebut tidak akan berhenti satu tahun saja, melainkan berkelanjutan sampai lima tahun ke depan selama dirinya menjabat.

“Jangan khawatir, nanti cuma satu tahun. Di visi misi kami dikasihkan lima tahun,”kata Bupati.

Bupati menambahkan, dengan pencairan ini diharapkan dapat memberi kebahagiaan bagi para guru Swasta, Madin hingga guru Diakonia. Tunjangan dari Pemerintah Kabupaten Kudus membantu kebutuhan hidup para guru.

“Sekarang sudah bisa kredit motor,”kelakar Bupati.

Menurut Bupati, untuk tahun anggaran ini total ada sekitar Rp 60 miliar anggaran yang dikucurkan untuk pemberian HKGS ini.

Pada tahun anggaran 2026 mendatang, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan akan melonjak hingga Rp 120 miliar.

“Kami mohon doa dadi semua masyarakat Kudus agar Pemkab Kudus bisa terus mengupayakan kelanjutan program ini,”paparnya.

Dari data yang ada, total guru yang memperoleh HKGS sebanyak 9.020 orang. Menurut Bupati, tahun depan akan dilakukan evaluasi terkait para penerima.

“Tahun depan, HKGS akan dikelola Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Nanti akan dilakukan evaluasi kepada semua penerima terkait jam mengajarnya, jumlah murid maupun parameter-parameter lain sebagaimana diamanatkan oleh BPK,”tukasnya.

Ali Bustomi