blank
Wakil Bupati Purbalingga memberikan sambutan usai pemukulan gong di panggung

PURBALINGGA – SUARABARU.ID : Event tahunan Festival Gunung Slamet resmi dibuka oleh Bupati Purbalingga. Tahun 2025 dimeriahkan dengan acara adat dan budaya desa setempat, hiburan, hingga live music. Pembukaan ditandai oleh pemukulan gong oleh Wakil Bupati Pubalingga Dimas Prasetyahani.

Untuk acara tahun ini berlangsung selama tiga hari di obyek wisata D’Las Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Event tahun ini adalah yang ke delapan kalinya. Festival Gunung Slamet di tahun-tahun berikutnya harus tetap dilaksanakan, dengan lebih meriah, dan lebih berinovasi.

Rekor Muri

Salah satu yang menarik dari pelaksanaan tahun ini adalah adanya pemecahan rekor MURI melalui pembagian 88888 bungkus nasi 3 G. Berbagai acara Panggung budaya dan kekayaan kuliner lokal akan berpadu dalam serangkaian agenda meriah yang telah disusun panitia. Agenda ini bukan hanya mempromosikan kuliner khas Purbalingga, namun juga menjadi magnet bagi ribuan wisatawan.

Apa itu nasi 3 G ? dikenal sebagai nasi gereh, gundil, dan gandul merupakan sajian tradisional yang dibungkus daun pisang. Menu ini terdiri dari nasi putih, lauk gereh (ikan asin), gundil (tempe goreng tanpa tepung), dan sayur gandul dari pepaya muda.

Makanan ini tidak hanya mengandung nilai gizi yang seimbang, tetapi juga menyimpan cerita sejarah dan budaya yang dalam bagi masyarakat lokal. “Disiapkan sebanyak 8888 bungkus nasi 3G yang akan disantap bersama-sama oleh masyarakat dan pengunjung. Pemda berharap ini bisa memecahkan rekor MURI dan memperkuat identitas kuliner lokal.

Festival Gunung Slamet menjadi salah satu festival kaki gunung yang setara dengan festival lainnya di Indonesia. Latar Gunung Slamet sebagai pusat kegiatan berpadu dengan budaya lokal dan akustik senja, menciptakan daya tarik bagi banyak orang dari berbagai daerah.

Festival ini masuk dalam jajaran Top 10 Event Jawa Tengah 2025, dan merupakan bagian penting dari Jawa Tengah Calendar of Event, menjadikannya salah satu agenda yang dinantikan oleh pelaku industri pariwisata dan pengunjung dari berbagai penjuru tanah air.