blank
Tim PKM dosen USM saat melakukan pendampingan perencanaan saluran irigasi di Desa Sambirejo. Foto: dok/usm

GROBOGAN (SUARABARU.ID)– Dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur pertanian di wilayah pedesaan, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Universitas Semarang (USM), belum lama ini melakukan pendampingan perencanaan saluran irigasi di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, pada 14 Juni 2025.

Tim PKM USM terdiri dari Ketua Ir Kukuh Wisnuaji Widiatmoko ST MT, anggota Bagus Acung Billahi ST MT, dan Ir Faizal Mahmud ST MT.

Dalam pelaksanaannya, Tim PKM USM berkolaborasi dengan menggandeng Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Sambirejo, yang diketuai Darno. Mereka memberikan pendampingan teknis, dalam perencanaan dan pengelolaan saluran irigasi yang lebih efektif.

BACA JUGA: Tim Basket Putra dan Putri USM ke Final Pomprov Jateng 2025

Menurut Kukuh, tujuan kegiatan ini untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok tani dan P3A, dalam merancang sistim irigasi yang sesuai dengan kondisi geografis dan kebutuhan pertanian lokal.

Pada kegiatan itu, tim melakukan observasi lapangan, pengukuran teknis, diskusi kelompok, serta penyusunan rencana saluran irigasi yang dirancang, berdasarkan pendekatan partisipatif.

”Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari peran akademisi, dalam pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap, hasil dari pendampingan ini dapat digunakan secara langsung oleh masyarakat, untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan desa,” ujarnya.

BACA JUGA: Juara di Indonesia, Tim Robotik USM Berangkat ke Korsel

Sementara itu, Darno menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Dia menilai, kehadiran tim dari USM membawa wawasan baru bagi para petani, dalam memahami pentingnya perencanaan teknis pada saluran irigasi.

”Selama ini kami hanya mengandalkan pengalaman dan kerja bakti. Sekarang kami mendapatkan panduan teknis yang jelas dan bisa dipahami,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa, dalam rangka penguatan sektor pertanian berbasis teknologi dan pemberdayaan.

Dia berharap, keberhasilan program ini dapat direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Grobogan dan sekitarnya.

Riyan