blank
Prof Mahfud MD bersama Dr Supari, saat meresmikan Taman Pancasila yang ada di area Kampus USM. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Dewan Penyantun Universitas Semarang (USM), Prof Dr Mohammad Mahfud MD SH SU MIP, bersama Rektor USM Dr Supari ST MT, meresmikan Taman Pancasila, Senin (23/6/2025). Peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti di area taman, yang berada di lingkungan kampus.

Dalam keterangannya Rektor mengatakan, Taman Pancasila menjadi simbol komitmen USM, dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan dalam kehidupan kampus.

”Taman ini juga sebagai ruang reflektif, sekaligus representasi nyata, kampus tak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang penyemaian nilai-nilai luhur bangsa” kata Supari.

BACA JUGA: Posisi Universitas Semarang Saat Ini Sangat Baik

Disampaikan juga, taman ini juga semakin memperkuat posisi USM sebagai kampus pemersatu bangsa. Taman Pancasila ini juga menambah satu lagi ikon kebangsaan di USM, melengkapi keberadaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengawal Ideologi Bangsa.

”Baru saja USM meresmikan Taman Pancasila oleh Prof Mahfud MD. Taman ini juga menggambarkan persahabatan yang selalu menjunjung nilai-nilai persatuan, dan menghindari unsur-unsur yang dapat memecah belah,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pemilihan pohon-pohon yang ditanam di Taman Pancasila ini juga tidak sembarangan.

BACA JUGA: Pelatihan Membuat Logo UMKM di Aplikasi Canva

”Jenis tanaman yang tumbuh di Taman Pancasila ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagaimana mahasiswa USM juga berasal dari berbagai provinsi. Ini bukan sekadar estetika, tapi menyimpan filosofi keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa,” terang dia lagi.

Dengan diresmikannya Taman Pancasila, USM meneguhkan kembali jatidirinya sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam menjaga nilai-nilai ideologi bangsa.

Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof Sudharto P Hadi MES PhD menyatakan, pihaknya mengapresiasi atas selesainya pembangunan Taman Pancasila ini. Menurutnya, keberadaannya memuat dua fungsi penting, yang sejalan dengan nilai kebangsaan dan ketentuan tata ruang.

BACA JUGA: Predikat Unggul, Jadi Cerminan Sistim Pendidikan Berkualitas

”Saya kira kita semua bangga, dengan telah selesainya pembangunan Taman Pancasila USM. Ini merupakan bagian dari upaya memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, di mana setiap unit wajib menyediakan ruang terbuka hijau minimal 10 persen,” ujar Prof Sudharto.

Disebutkan juga, taman ini menjadi simbol, USM jadi tempat menyemai keberagaman, sesuai semangat Pancasila yang tidak membedakan suku, agama, ras, maupun daerah asal.

”Ini juga sebagai tempat, di mana dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan bisa saling berinteraksi, artinya USM menjadi bentengnya Pancasila,” tandasnya.

Riyan