SEMARANG (SUARABARU.ID)– Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), memberikan pelatihan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dengan menggunakan biopori, pada warga di Kelurahan Tlogosari Kulon, Semarang, Jumat (20/6/2025).
Pada kegiatan ini, tim PKM USM terdiri dari Ketua Dr Ling Safrinal Sofaniadi ST MSi, Dr Anik Kustrini ST MSi, Galih Widyarini ST MT, dan Diah Rahmawati ST MT.
Menurut Safrinal, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian warga dalam pengelolaan lingkungan. Selain itu menjaga kebersihan, dan memilah sampah khusus organik kemudian diolah menjadi pupuk tanaman.
BACA JUGA: Terseret Ombak Laut Selatan, Seorang Ibu Tewas dan Tiga Anaknya Hilang
”Kegiatan ini untuk warga RW 8, 9, 10, dan 11 dI Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan. Selain itu juga, untuk penghijauan untuk meningkatkan estetika serta ruang terbuka hijau di Perumahan Tlogosari,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Kepala DLH Arwita Mawarti ST MT, Camat Pedurungan Moh Agus Junaidi SKom MM dan Lurah Tlogosari Kulon Hananto Lesworo SH MM.
Pada kesempatan itu, Arwita mengatakan, dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, pihaknya berkolaborasi dengan OPD, Swasta, akademisi dan masyarakat, untuk menjaga lingkungan, kebersihan dengan pengelolaan sampah. Selain itu, pentingnya penghijauan dengan penanaman dan terus berupaya untuk meningkatakan Ruang Terbuka Hijau.
BACA JUGA: Kembali Kebakaran Kapal Terjadi di Pelabuhan Tegal
”Kami berharap, melalui kegiatan ini bisa memberikan sepirit kepada lingkungan sekitar. Tidak hanya di RW yang hadir ini,” jelas dia.
Sementara itu, Hananto Lesworo menambahkan, peluncuran program Tlogosari Kulon Gerakan Memilah Sampah yang Terbuang (Gokul Gemilang), agar berjalan maksimal. Dia berharap, kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. ”Hal ini akan berhasil apabila warga sengkuyung bareng, menjalankan pogram ini,” ungkapnya.
Riyan













