blank
Kapolsek Buluspesantren dan sukarelawan PMI Kebumen ikut membantu pemakaman jenazah TKI di Desa Bocor, Senin 16/6.(Foto:SB/Humas Polres)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, yang meninggal di Malaysia Minggu (1/6), baru tiba di rumah duka Senin (16/6).

Praktis jenazah TKI atas nama Rizki Widiantoro (26) sejak meninggal di negeri Jiran hingga tiba di rumah duka Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, memakan waktu 15 hari.

Sebagai bentuk kepedulian atas musibah itu, Polsek Buluspesantren dan Puskesmas Buluspesantren serta sukarelawan siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) PMI Kebumen kompak ikut membantu proses pemakaman jenazah TKI di Malaysia tersebut.

Bahkan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, Kapolsek Buluspesantren Iptu Walali Saebani bersama anggotanya turut membantu proses pemakaman jenazah tersebut hingga tuntas.

blank
TKI asal Desa Bocor Buluspesantren Kebumen yang meninggal di Malaysia 1/6, dimakamkan di desanya, Senin (16/6).(Foto:SB/Humas Polres)

Demikian pula Puskesmas Buluspesantren dan Sibat PMI Kebumen diminta bantuan karena dari pihak keluarga  ingin melihat kondisi jenazah. Lantaraan jenazah itu sudah 15 hari meninggal. Namun sukarelawan PMI tidak tahu penyebab kematian TKI tersebut apakah sakit atau kecelakaan kerja.

“Sukarelawan kami sudah dilatih untuk sigap. Jadi begitu diminta mereka datang karena pihak keluarga meminta agar bisa melihat kondisi mayat dengan bantuan Puskesmas dan PMI memakai alat pelindung diri (APD),”jelas Wakil Ketua PMI Kebumen Dr H Salim Wazdy MPd, Senin (16/6) malam.

Rizki Widiantoro warga Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. Almarhum merupakan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal dunia di  Malaysia pada Minggu, 1 Juni 2025 lalu.

Setibanya jenazah di rumah duka yang berlokasi tak jauh dari Mapolsek Buluspesantren, Kapolsek bersama anggota langsung mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga.

“Sebagai bentuk empati dan kepedulian kami terhadap warga, kami turut hadir di rumah duka dan membantu prosesi pemakaman almarhum,”ujar Kapolsek Buluspesantren Iptu Walali Saebani.

Tak hanya menyampaikan duka, Kapolsek juga turun langsung membantu mengusung jenazah hingga ke tempat pemakaman umum Desa Bocor.

Kepedulian itu merupakan bagian dari komitmen Polri, khususnya Polres Kebumen, untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam situasi Kamtibmas, namun juga dalam momen-momen kemanusiaan.

Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan semangat serta dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Komper Wardopo