blank
Rektor Supari saat bersiap melepas kegiatan Jalan Sehat Dies Natalis Ke-38 USM, di halaman kampus setempat, Minggu (15/6/2025). Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Setelah Terakreditasi Unggul, Universitas Semarang (USM), akan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), menjadi lebih baik lagi. Pencapaian Akreditasi Unggul yang diraih USM itu, merupakan kerja keras seluruh civitas akademika.

Hal itu seperti diungkapkan Rektor USM, Dr Supari ST MT, dalam sambutannya saat melepas Jalan Sehat Dies Natalis Ke-38 USM, di halaman kampus setempat, yang ada di Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, Minggu (15/6/2025).

Hadir dalam kegiatan itu antara lain, Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Sudharto P Hadi MES PhD, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, Ketua Senat Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog, Wakil Rektor III USM Dr Muhammad Junaidi SHI MH, Wakil Rektor I USM, Prof Dr Ir Sri Budi Wahjuningsih MP.

BACA JUGA: Kegiatan Penyuluhan Hukum Digelar di SMA Kesatrian 2 Semarang

Kegiatan jalan sehat ini diikuti ratusan peserta, yang terdiri dari dosen, karyawan USM, serta sejumlah mahasiswa. Menurut Rektor, pencapaian USM berakreditasi Unggul merupakan hasil perjalanan panjang, yang dimulai sejak USM berdiri pada 1987 silam.

Saat itu, USM masih berbentuk Politeknik Semarang, sebelum akhirnya berubah menjadi universitas pada 1993.

”Untuk mencapai Akreditasi Unggul, USM menempuh perjalanan yang sangat panjang. Ini tidak lepas dari kerja keras para pemimpin USM sebelumnya, mulai dari rektor pertama hingga rektor keempat, serta seluruh civitas akademika yang telah meletakkan dasar-dasar yang kuat bagi perkembangan USM,” papar Supari.

BACA JUGA: Tim PKM USM Adakan Pendampingan Pemasangan Lubang Biopori

Dia menambahkan, peningkatan kualitas secara berkelanjutan menjadi kunci dalam meraih Akreditasi Unggul. Mulai dari peningkatan kualitas dosen dan mahasiswa, pembangunan sarana dan prasarana, hingga perluasan kerja sama dengan berbagai institusi.

”Kami terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), menambah jumlah dosen bergelar doktor dan profesor, serta memastikan fasilitas pendukung pembelajaran semakin baik. Selain itu, kemitraan dengan industri dan institusi pendidikan lain juga diperkuat, untuk membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen,” tambahnya.

Supari menegaskan, status Akreditasi Unggul memiliki dampak besar bagi berbagai pihak, termasuk mahasiswa, dosen, dan universitas secara keseluruhan.

BACA JUGA: USM Jalin MoU dengan SMA/SMK Se-Kota Semarang

”Bagi mahasiswa, Akreditasi Unggul meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja, dan memudahkan mereka melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Baik di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

Sementara itu bagi dosen, akreditasi ini membuka peluang lebih luas untuk memperoleh hibah penelitian, menjalin kerja sama akademik, serta kesempatan melakukan kolaborasi internasional.

”Bagi USM secara keseluruhan, Akreditasi Unggul ini meningkatkan kredibilitas di mata masyarakat dan industri, yang berujung pada meningkatnya minat calon mahasiswa untuk bergabung,” tambahnya.

BACA JUGA: Diterjang Angin Ribut, 15 Rumah Warga Kwadungan Kalikajar Rusak

Disampaikan juga, pencapaian ini bukan hasil kerja individu, tapi merupakan karya bersama seluruh civitas akademika USM.

”Akreditasi Unggul ini bukan hanya hasil kerja saya sebagai rektor saja, tapi merupakan karya semua pihak. Mulai dari pendiri USM, para rektor sebelumnya, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga mahasiswa. Bahkan masyarakat dan mitra kerja sama USM, juga memiliki peran dalam pencapaian ini,” tegasnya.

Riyan