SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Masjid Jami At-Taqwa Ngronggah, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, membagikan 450 kantung daging kurban kepada warga.
Pembagian daging kurban kepada warga di lingkup RT 05/RW 08 sebanyak 350 kantung dan warga sekitarnya sebanyak 100 kantung, Ini dilakukan, setelah lebih dulu dilaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa 4 ekor sapi dan 3 ekor kambing.
Tokoh masyarakat Sukoharjo, Begug Suwarman, mengabarkan, ratusan warga Jumat (6/6/25), melakukan Sholat Idul Adha 1446 H (2025 M) di Masjid Jami At-Taqwa. Sebagian jemaah meluber di ruas jalan Gang Melati 1 Dusun Ngronggah RT 05/RW 08, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
Bertindak selaku Imam dan Khotib, Pengasuh Ponpes Wahatul Qur’an, Ustadz Achen Firmanda. Sesepuh yang juga selaku Koordinator Pelaksana, Wilarso, menyatakan, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan setelah usai Sholat Idul Adha. Terdiri atas 4 ekor sapi dan 3 ekor kambing.
Lokasi penyembelihan hewan kurban, dibuat secara permanen, dilengkapi dengan tempat pancang dengan dengan tiang besi cor dan lubang darah. Di lokasi juga telah dibangun sumur bor yang dilengkapi 3 unit mesin pompa. Sehingga proses penyembelihan hewan kurban berlangsung lancar tanpa ada kendala.
Kebersamaan
Ketua RT 05/RW 08 sebagai Ketua Panitia, Joko Susilo, tampil memberikan sambutan pembukaan dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Muqorib, Ibu-Bapak, warga dan para pemuda yang telah bekerja dengan lancar dan kompakan. Yakni dalam bertugas mengelola daging termasuk distribusinya kepada pihak penerima. Ini dilakukan dalam kebersamaan tanpa melalui institusi kepanitiaan.
Ratusan warga, guyub rukun dan kompak bekerja dalam kebersamaan gotong royong, sejak dari proses penyembelihan, pengulitan sampai memotong-motong daging dan pengemasannya di masing-masing kantung, sampai distribusi pembagiannya.
Untuk proses pemotongan tulang, dilakukan memakai alat mesin pemotong (serkel). Dilakukan oleh petugas yang mengenakan mantel kedap air, layaknya seperti pekerja pada rumah pemotongan hewan yang mengedepankan aspek hiegienis.(Bambang Pur)













