KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Unit Pengelola Jasa (UPJ) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar pelatihan sekaligus sertifikasi kru ambulans pada 26-28 Mei 2025.
Pelatihan dilaksanakan di Gedung Pusdiklat PMI Kebumen Jalan Arungbinang, dibuka oleh Pengurus Kabid Penanggulangan Bencana dan Relawan PMI setempat Drs H Bambang Widadi didampingi Kepala UPJ Robiatul Adawiyah.
Bambang Widadi menjelaskan, pelatihan yang digelar oleh UPJ sebagai bentuk kemandirian PMI Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan kapasitas sukarelawan pada pertolongan pertama dan kebencanaan.
“Satu-satunya PMI yang memiliki pusat pendidikan dan latihan dasar di Jawa Tengah yakni PMI Kebumen. Ini sebagai bentuk kemandirian kita PMI Kebumen. Mengadakan pelatihan-pelatihan seperti ini yang bisa diikuti oleh siapa pun,”ujar Bambang.

Menurut Bambang, ke depan PMI bukan instansi kedinasan pemerintah sehingga semua elemen PMI harus berkembang dengan swasembada secara kreatif untuk terus maju dan berinovasi mengadakan kegiatan-kegiatan seperti uji kompetensi dan pelatihan.
Sementara itu Kepala UPJ Robiatul Adawiyah menambahkan, pelatihan berbayar Rp 1.650.00 antusias diikuti oleh 8 peserta yang berasal dari PMI Kabupaten, PMI Banjarnegara, PMI Klaten dan Kota Magelang
“Kami di sini sebagai unit pengelola jasa (UPJ) sudah bukan kali pertama mengadakan kegiatan pelatihan berbayar seperti ini. Pada kesempatan pelatihan kru ambulans yang kami buka ini ternyata ada beberapa PMI kabupaten tetangga yang berminat untuk mengikuti. Mereka berasal dari Kota Magelang, Klaten dan Banjarenegara, semua peserta sekitar 8 orang,”terang Robiatul Adawiyah.
Lebih lanjut pihaknya akan menggelar pelatihan satuan pendidikan aman bencana (SPAB) dan Pertolongan Pertama dalam jangka waktu mendekat.
“Setelah kita mengadakan pelatihan kru ambulans di bulan Mei, Insya Allah jangka waktu mendekat kita akan mengadakan pelatihan Satuan Pendididikan Aman Bencana (SPAB) dan Pertolongan Pertama (PP). Untuk waktunya kapan kita akan diskusikan lebih lanjut dengan teman-teman UPJ. Tunggu saja informasi lebih lanjutnya di media sosial semoga banyak yang ikut nantinya,”tambah Robiatul.
UPJ PMI Kebumen berencana menghadirkan narasumber handal dalam pelatihan di antaranya Sony Priyanto Sasongko, Misbakhun Munir S.Kep.Nes dan Robiatul Adawiyah, S.Pd. Para peserta mendapatkan benefit Ilmu, Sertifikat, Modul Materi, penginapan dan sertifikat
Sedangkan pelatihan dan sertifikasi kru ambulans ini materi yang didapatkan di antaranya evaluasi risiko dan perlindungan bagi tenaga kesehatan, pertolongan pertama, pelayanan ambulans, penggunaan radio komunikasi, aspek legals ambulans, pengetahuan obat dan oksigen teraphy, manajemen jenazah, serta perujukan dan evakuasi pasien.
Peserta pelatihan Kahliang Malik Raharjo mengaku terkesan dan sangat antusias karena merasa bertambah wawasan sebagai sukarelawan PMI dengan mengikuti kegiatan tersebut.
Menurut Kahliang, motivasi mengikuti pelatihan kali ini untuk menambah keterampilan dalam hal penggunaan ambulans. Selain itu dirinya dituntut untuk selalu upgrade dalam pengembangan diri sehingga ada kesempatan pelatihan walaupun berbayar.
“Saya antusias karena materinya sangat komplit yang didapatkan. Kita juga memperoleh sertifikat secara legal dari PMI bahwa kita seorang kru ambulans harus profesional dalam bekerja di bidang kemanusiaan sekali pun,“imbuh Kahliang Malik.
Komper Wardopo













