blank
Para penumpang KA Batara Kresna, menempati ruangan trail wagon dengan tempat duduk yang bersih dan nyaman.(SB/Bambang Pur)

SOLO (SUARABARU.ID) – Naik Kereta Api (KA) Batara Kresna dari Stasiun Wonogiri ke Solo, Jawa Tengah, pada Hari Minggu, memiliki sensasi tersendiri. Sebab perjalnan KA yang membawa rangkaian 3 buah Train Wagon atau gerbong penumpang tersebut, membelah kemeriahan Car Free Day (CFD) Kota Surakarta.

Itu akan berlangsung di sepanjang Jalan Protokol Kota Bengawan. Yakni di sepanjang ruas Jalan Brigjen Slamet Riyadi, yang merupakan jalan raya utama di Kota Solo yang legendaris. Pada zaman penjajahan Belanda, jalan tersebut populer disebut sebagai Jalan Purwosari atau Poerwosari Weg.

Jalan ini memanjang sejauh 12 Kilometer (KM) dengan lebar 30 Meter (M). Menjadi satu-satunya di dunia sebagai jalan raya terpanjang yang berdampingan secara paralel dengan rel KA, dan yang membelah event keramaian CFD. Setiap datang Minggu pagi, ruas Jalan Slamet Riyadi ditutup untuk semua kendaraan bermotor, demi menggelar event Solo Car Free Day.

Sejak lepas Stasiun Solo Kota (Sangkrah), laju KA Batara Kresna sengaja diperlambat, tidak seperti ketika melaju dari Stasiun Wonogiri-Pasar Nguter-Sukoharjo-Solo Kota, yang melaju dengan cepat. Tapi untuk melewati Jalan Slamet Riyadi sampai di Stasiun Purwosari, ditempuh selama 25 menit.

Perjalanan KA Batara Kresna yang diperlambat itu, memungkinkan para penumpangnya dapat mengamati secara seksama event keramaian mingguan Solo CFD yang digelar di sepanjang ruas Jalan Slamet Riyadi. Yakni sejak dari perempatan Gladak Patung Pahlawan Slamet Riyadi, sampai ke Rel Bengkong Purwosari.

Baik di sisi kiri maupun di sisi kanan, berderet para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka lapak untuk meramaikan CFD Kota Bengawan. Beragam komoditas dijajakan, ada produk makanan termasuk menu khas Solo seperti nasi liwet, Soto Solo dan tahu kupat, pecel, serta bermacam jajanan dan minuman. Baik yang tradisional dan modern. Juga dijajajakan bermacam-macam dagangan mainan anak, busana berbagai model, serta buah-buahan.

Unik

Ikut dijajakan pula beragam model sandal, sepatu, ikat pinggang, kacamata dan tas. Masyarakat Kota Solo, tampil aktif mengisi beragam atraksi yang disesuaikan dengan tema yang sedang in. Atraksi ini, untuk meramaikan event mingguan hari bebas kendaraan bermotor tersebut.

blank
KA Batara Kresna berangkat dari Stasiun Wonogiri menuju ke Stasiun Purwosari, dengan singgah sejenak di Stasiun Pasar Nguter, Stasiun Sukoharjo dan Stasiun Solo Kota.(SB/Bambang Pur)

Anto, seorang pelaut yang kaya pengalaman ke luar negeri, berkesan, bahwa Batara Kresna merupakan KA yang unik. Sebagian route-nya membelah keramaian CFD. ”Ini menjadi satu-satunya KA di dunia yang hanya ada di Kota Solo,” tutur Anto yang putra aseli Wonogiri.

KA Batara Kresna yang sekarang, tambah Anto, melaju cepat. Tidak seperti yang dulu, Wonogiri-Solo ditempuh dalam tempo 2 jam. Keberadaannya, tidak sekedar mejadi sarana transportasi jenis moda darat yang murah, tapi juga menjadi wahana wisata yang mengasyikan.

Penumpang KA Batara Kresna, dapat turun di Stasiun Solo Kota, untuk kemudian berwisata ke Keraton Kasunanan Surakarta. Yang sekaligus dapat berbelanja (shopping) ke Pusat Grosir Solo (PGS) atau ke Pasar Klewer yang menjadi pusat pemasaran aneka busana yang legendaris di Kota Solo. Juga dapat ke Pasar Gede Surakarta, yang menjajakan aneka jajanan dan produk kuliner unggulan.

Di luar sepanjang ruas Jalan Slamet Riyadi, naik KA Batara Kresna Wonogiri-Solo-Purwosari, juga menawarkan pemandangan hamparan areal persawahan (meski luasnya makin menyusut) dan perkampungan warga. Layaknya jalur KA di berbagai lintas kota di Pulau Jawa atau di Negeri Cina.

Wartawan Bambang Pur pernah dua kali melakukan tugas jurnalistik ke Cina, yakni pada Tahun 1990 dan Tahun 2007. Punya pengalaman ber-kereta api menempuh perjalanan dari Guangzhou ke Hongkong. Memakan waktu sekitar 1 jam 20 menit. Atau terhitung lebih cepat sekitar 10 menit, dibandingkan ketika naik pesawat yang memerlukan waktu penerbangan 1 jam 30 menit.(Bambang Pur)