blank
Wagub Taj Yasin mendengarkan keluhan warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan. Foto: dok/Medkom Bencana Jateng

GROBOGAN (SUARABARU.ID)– Sudah lima hari lamanya Harjoko dan keluarganya bertahan di GOR Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Mereka ternyata bukan satu-satunya yang ada di sana. Bersama ratusan warga lainnya, Harjoko mengungsi setelah banjir besar menerjang kampung halamannya, pada Jumat (16/5/2025) malam.

”Airnya datang tiba-tiba malam itu. Saya langsung ajak keluarga mengungsi,” ujar Harjoko, saat ditemui di pengungsian, Rabu (21/5/2025).

GOR Tanggirejo kini menjadi rumah sementara bagi 274 jiwa terdampak banjir. Di sana, mereka tidur beralaskan tikar, bernaung di antara tenda-tenda darurat. Meski begitu, Harjoko bersyukur, pelayanan yang diberikan cukup memadai.

BACA JUGA: Mahasiswa KKN USM Latih Warga Rejosari Bikin Paving Block dari Limbah Plastik

”Ada pos kesehatan, saya rutin cek tekanan darah. Makan juga terjamin, tiga kali sehari. Yang penting kami sehat,” tambahnya.

Namun di balik rasa syukur itu, tersimpan harapan besar para pengungsi, yakni perbaikan tanggul yang jebol segera dilakukan, agar mereka bisa kembali ke rumah dan menjalani kehidupan normal kembali.

Sementara itu, senyum dan rasa haru mewarnai pertemuan pengungsi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang hadir langsung meninjau lokasi.

BACA JUGA: FKAPP Kota MAGELANG Studi Lapangan Kasus PSU di  Kabupaten Magetan

”Saya senang bisa dikunjungi. Di tengah kesibukannya, Pak Wagub masih sempat datang lihat kami,” ucap Fatikhah, seorang ibu yang tinggal di tenda pengungsian.

Cerita paling mengharukan datang dari Parmi, perempuan paruh baya yang matanya berkaca-kaca, saat menceritakan proses evakuasi. ”Saya dievakuasi pakai kapal, banjirnya sedada. Sekarang rumah masih kebanjiran, semua barang berantakan,” katanya lirih.

Wagub Taj Yasin pun mendengarkan dengan penuh empati. Dia turun langsung dan duduk bersama para pengungsi, membaur tanpa jarak. Dalam kunjungannya, Yasin juga membagikan mainan untuk anak-anak, menghibur mereka yang ikut merasakan dampak bencana.

BACA JUGA: BNN Amankan 25 Kilogram Sabu di Ancol Bersama Dua Tersangka

”Sehat-sehat semuanya ya. Insya Allah air segera surut, dan kami upayakan perbaikan secepatnya,” pesannya pada warga.

Selain menyapa, wagub juga membawa bantuan senilai Rp 253 juta, yang bersumber dari berbagai dinas terkait. Bantuan itu berupa sembako, beras, obat-obatan, dan logistik untuk mendukung kebutuhan para pengungsi.

Banjir yang disebabkan luapan sungai dan hujan ekstrem ini, telah merendam belasan desa di tujuh kecamatan, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter di beberapa titik.

Kini para warga hanya berharap satu hal, air cepat surut, rumah bisa ditempati lagi, dan hidup bisa berjalan seperti sediakala.

Tya Wiedya