SEMARANG (SUARABARU.ID)- Ketua Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Semarang, Lely Purwandari yang didampingi Ketua Panitia Alfan Saputra menyatakan, gelaran Festival Olahraga Masyarakat Kota Semarang (Forkot) 2025, tinggal menghitung hari.
Dijadwalkan, event akbar ini akan diselenggarakan Sabtu (24/5/2025) mendatang, di Halaman Balai Kota Semarang. Lely juga memastikan, seluruh aspek teknis dan non teknis sudah dipersiapkan secara maksimal.
Disampaikan juga, Forkot merupakan agenda penting dalam memperkuat peran olahraga masyarakat, sebagai sarana kebugaran, kebersamaan, dan pelestarian budaya bangsa.
BACA JUGA: Temu Kangen Mantan Karyawan Koran Wawasan di Boyolali Berhias Tangis dan Tawa Bahagia
Untuk itu, pihaknya secara terbuka mengajak seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga), yang berada di bawah naungan KORMI Kota Semarang, untuk ikut serta dalam kegiatan ini.
”Forkot bukan hanya ajang pertemuan para pegiat olahraga masyarakat, tetapi juga bentuk nyata dari semangat hidup sehat, inklusif, dan kebugaran bersama. Kami mengajak semua Inorga untuk bergabung, dan menunjukkan keragaman serta kekayaan olahraga rekreasi yang kita miliki,” ujar Lely lagi.
Sambutan positif pun terlihat, dari tingginya antusiasme para Inorga. Hingga H-5 pelaksanaan, sudah 30 Inorga yang resmi mendaftarkan diri, untuk ambil bagian dalam festival ini.
BACA JUGA: Empat Anggota Ormas GRIB Jaya Perusak Aset PT KAI di Semarang Diringkus Polisi
Mereka akan menampilkan berbagai cabang olahraga rekreasi. Mulai dari permainan tradisional, senam massal, olahraga kebugaran, hingga seni bela diri, dan atraksi budaya lainnya.
Menurut Sinar Kumala, selaku Wakil Ketua Panitia menyebutkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Inorga, terkait pembagian zona kegiatan dan penyediaan sarana prasarana pendukung kegiatan.
Bahkan dari aspek kesehatan dan keselamatan, panitia juga telah menyiapkan dukungan penuh dari unsur medis. Dua unit ambulans akan disiagakan, selama jalannya kegiatan. Masing-masing berasal dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, dan RSI Sultan Agung Semarang.
BACA JUGA: Banjarnegara Tuan Rumah Pra-Porprov Tinju
Kehadiran tim medis ini bertujuan, untuk memberikan penanganan cepat jika terjadi situasi darurat, sekaligus memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh peserta serta pengunjung.
”Keselamatan adalah prioritas kami. Dengan adanya ambulans dan tenaga medis dari Dinas Kesehatan serta RSI Sultan Agung, kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman,” ungkap Lely.
Selain menjadi ajang promosi olahraga masyarakat, Forkot 2025 juga diharapkan menjadi sarana edukasi pada masyarakat luas, tentang pentingnya menjaga kebugaran dan gaya hidup aktif.
BACA JUGA: Pengprov Pertina Jateng Satu Komando dengan PP Pertina Pusat
Dengan melibatkan berbagai komunitas, acara ini juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga Kota Semarang.
”Semangat kita adalah dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Forkot adalah milik kita bersama,” tukas Lely.
Riyan













