SEMARANG (SUARABARU.ID) – Produk mainan hasil karya narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Semarang diekspor ke mancanegara.
Bekerja sama dengan Chewy Louise Group, narapidana Lapas Semarang berhasil membuat produk mainan bentuk hewan berupa coco rope. Coco rope ini dibuat dari bahan dasar sabut kelapa. Ada beberapa jenis produk mainan yang dibuat yaitu tulang, bola dan ring.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Semarang, Suranta mengatakan, target pembuatan produk tersebut mencapai 60 palet perminggu. Nantinya produk akan dikirim ke Belgia dan Amazon.
“Sebanyak 15 orang narapidana kami pekerjakan. Mereka yang bekerja, sebelumnya sudah dilakukan assesment terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat bisa ikut. Kegiatan ini juga merupakan pembinaan kemandirian di dalam Lapas,” ungkap Suranta, Sabtu (17/5/2025).
Salah seorang WBP bernama Tri mengungkap alasan mengikuti pelatihan dan ikut bekerja di unit anyaman pada kegiatan kerja Lapas Semarang.
“Agar saya memiliki keahlian setelah bebas nanti, bisa mempunyai pekerjaan yang halal dan pendapatan yang tetap,” kata Tri.
“Dan Alhamdulillah, setelah keluar nanti, saya akan diajak kerja sama oleh Chewy Louis Group, untuk pengerjaan seperti ini di luar sana,” imbuh Tri.
Ning S













