blank
Dirut RSISA dr Agus Ujianto (keempat dari kanan), saat menerima sertifikat Akreditasi A dari Kemenkes, atas prestasinya di bidang Lembaga Diklat. Foto: dok/rsisa

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Lembaga Pendidikan dan Latihan Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang, kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat Nasional. Prestasi itu diraih, usai menjalani proses visitasi dari Kementerian Kesehatan RI, pada 17-19 Maret 2025.

Lembaga Penyelenggara Pelatihan RSISA secara resmi dinyatakan Terakreditasi A, oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI. Keputusan ini ditetapkan di Jakarta, 10 April 2025, dan berlaku selama lima tahun ke depan.

Akreditasi A merupakan predikat tertinggi dalam sistem penilaian lembaga pelatihan bidang kesehatan, dengan rentang nilai akhir akreditasi antara 89,00 hingga 100. RSISA Semarang meraih nilai akhir akreditasi sebesar 94,50.

BACA JUGA: Terobosan Dirut RSISA Galang Kolaborasi dengan Lembaga Zakat

Rincian Penilaian
Komponen Administrasi dan Manajemen: 27,00
Komponen Pelayanan Pelatihan: 58,50
Komponen Pelayanan Penunjang Pelatihan: 9,00

Capaian ini mencerminkan kesiapan dan kualitas layanan pelatihan RSISA dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia bidang kesehatan, baik dari sisi manajerial, operasional pelatihan, hingga dukungan fasilitas yang tersedia.

Berdasarkan dokumen penilaian, aspek yang paling menonjol adalah, pelayanan pelatihan. Khususnya dalam penyelenggaraan program peningkatan kompetensi, dan pengelolaan sumber daya manusia.

BACA JUGA: Tim PKM USM Beri Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial untuk Tingkatkan Penjualan

Hal ini menjadi bukti, RSISA tidak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan saja, tetapi juga dalam pengembangan dan pendidikan tenaga kesehatan secara profesional dan islami.

Dalam keputusan yang ditandatangani Direktur Jenderal SDM Kesehatan, dr Yuli Farianti MEpid disebutkan, pimpinan lembaga penyelenggara pelatihan, wajib menyampaikan rencana peningkatan kompetensi setiap tahun, dan melaporkan hasil audit mutu internal secara berkala.

Evaluasi akan terus dilakukan, untuk memastikan keberlangsungan mutu dan integritas lembaga, selama masa akreditasi berlaku.

BACA JUGA: Ditreskrimum Polda Jateng Tangkap 4 Preman Berkedok Wartawan, Kombes Dwi: Mereka Jaringan Premanisme

Dengan status Akreditasi A ini, RSISA Semarang mempertegas posisinya sebagai lembaga pelatihan kesehatan yang unggul, profesional, dan berkomitmen dalam membentuk tenaga kesehatan berkualitas untuk negeri.

Menanggapi capaian Akreditasi A ini, Direktur Utama RSISA, dr Agus Ujianto MSi Med SpB, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya, atas kerja keras seluruh tim yang terlibat. Dia menilai, hasil ini merupakan wujud komitmen rumah sakit dalam menjaga mutu dan standar pelatihan tenaga kesehatan.

Alhamdulillah, Akreditasi A ini menjadi bukti nyata, lembaga diklat di RSI Sultan Agung mampu memenuhi standar tinggi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Ini bukan hanya sebuah pencapaian administratif, tapi juga pengakuan atas budaya mutu yang terus kami bangun di lingkungan rumah sakit,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/5/2025).

Ditambahkannya, pencapaian ini juga menjadi pijakan penting untuk melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu menjadi lembaga pelatihan yang tidak hanya terakreditasi secara Nasional, tetapi juga mampu mencetak SDM unggul melalui sertifikasi.

Riyan