𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Semangat gotong royong mewarnai kegiatan pembangunan jalan makadam di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora Jawa Tengah, dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025, personel Satgas TMMD Kodim 0721/Blora bersama warga Desa Nglandeyan bahu-membahu mempercepat proses pengerjaan, Rabu 7 Mei 2025.
Kepala Desa Nglandeyan, Agus Fauzan menyampaikan kekompakan yang tinggi antaraanggota TNI dan masyarakat saling membantu mengangkat batu dan merapikan jalan demi memperlancar pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama warga.
“Kebersamaan ini tak hanya mempercepat progres fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, khususnya di desa-desa,” ujar Agus Fauzan.
Kepala Desa Nglandeyan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kodim 0721/Blora atas dukungan dan kerja sama yang diberikan.
“Jalan makadam yang dibangun ini merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TMMD Sengkuyung Tahap II, yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas, menunjang kegiatan ekonomi warga, dan memperkokoh sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun negeri,” jelas Agus Fauzan.
Sementara itu, Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Agung Cahyono melalui Kasdim 0721/Blora, Mayor Inf Bani menyampaikan, sasaran fisik dalam program TMMD kali ini, meliputi pembangunan jalan makadam sepanjang 935 meter dengan lebar 2,5 meter, serta pembangunan talut sepanjang 291 meter dengan lebar 0,3 meter di kedua sisi jalan.
Dikemukakan, kegiatan non fisik yakni penyuluhan dari berbagai instansi di wilayah Kabupaten Blora.
“Jalan makadam yang dibangun merupakan jalur pertanian strategis yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” ucap Kasdim 0721/Blora.
Pada saat upacara pembukaan TMMD, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan bahwa pentingnya program TMMD sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dalam rangka memperkuat kemanunggalan antarelemen masyarakat untuk menjaga tali persaudaraan dan semangat gotong royong,” kata Bupati Blora.
Program TMMD sebagai wujud nyata, lanjut Bupati Blora, kehadiran TNI bersama stakeholders lainnya di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya sebagai kekuatan pertahanan, terlebih juga sebagai pendorong pembangunan, khususnya wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian.
“Keterlibatan TNI dalam pembangunan ini, menjadi bukti bahwa TNI mempunyai tanggung jawab yang sama untuk memajukan bangsa dan negara,” tandas Bupati Blora.
Kudnadi Saputro













