SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sejumlah pedagang pasar yang tergabung dalam Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Kota Semarang mengungkapkan keluhannya terkait kondisi pasar yang semakin menantang.
Hal tersebut diungkapkan oleh para pedagang saat melakukan audiensi ke Komisi B DPRD Kota Semarang belum lama ini untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi bersama.
Para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli yang berdampak pada pendapatan mereka.
Salah satu penyebabnya adalah pengawasan terhadap pelaksanaan aturan pasar yang dirasakan masih lemah.
Pedagang menyoroti lemahnya penertiban terhadap pedagang liar dan pengelolaan lapak yang belum optimal, sehingga menimbulkan ketidakadilan di antara para pelaku usaha di dalam pasar.
Hal ini juga menimbulkan ketidaknyamanan karena lalu lintas menjadi terganggu akibat aktivitas para pedagang liar tersebut.
Selain itu, para pedagang juga mengeluhkan fasilitas pasar yang kurang memadai, seperti masalah keamanan, penerangan yang minim, serta sarana sanitasi yang kurang layak.













