blank
Komisi B DPRD Kota Semarang menerima audiensi PPJP Kota Semarang belum lama ini. foto : humas

Kondisi ini dinilai menurunkan kenyamanan baik bagi pedagang maupun pembeli selama beraktivitas di pasar.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, menyatakan bahwa pihaknya sangat memperhatikan keluhan para pedagang.

Ia menegaskan pentingnya pengelolaan pasar yang baik agar dapat meningkatkan kenyamanan bagi pembeli sekaligus mendukung kesejahteraan para pedagang.

“Kami sangat memperhatikan keluhan para pedagang dan memahami tantangan yang mereka hadapi. Pengelolaan pasar yang baik adalah kunci untuk meningkatkan kenyamanan pembeli sekaligus mendukung kesejahteraan para pedagang,” kata Joko.

Joko mendorong Pemerintah Kota Semarang segera memperbaiki pengelolaan pasar tradisional. Terutama dalam penertiban pedagang liar dan menyelesaikan penataan lapak agar pasar kondusif.

“Kami di Komisi B DPRD Kota Semarang mendorong pemerintah kota untuk segera melakukan perbaikan dalam pengelolaan pasar tradisional.

Penertiban pedagang liar dan penyelesaian penataan lapak harus menjadi prioritas agar kondisi pasar kembali kondusif dan mampu menarik minat masyarakat berbelanja secara optimal,” katanya.

Menurutnya audiensi ini menjadi momentum penting bagi DPRD untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan pemerintah bertindak cepat demi kemajuan sektor perdagangan tradisional di Kota Semarang.
Hery Priyono