blank
Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani (baju kuning) saat bermain padel bersama para sahabat. Foto: Tya Widya/dok.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, mencoba olahraga padel di sebuah lapangan baru di Purwodadi.

Kehadiran fasilitas padel itu menjadi warna baru bagi dunia olahraga di Grobogan dan langsung menarik perhatian Lusia untuk ikut menjajalnya.

Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, datang bersama sejumlah rekannya untuk bermain padel di lapangan yang berada di Jalan Soponyono, Purwodadi.

BACA JUGA : Dirut PDAM Semarang Hadiri Global Water Summit 2026 di Spanyol, Gabung Forum 300 Water Leaders

Olahraga yang tengah populer di berbagai kota besar itu kini mulai hadir di Grobogan dan mendapat sambutan antusias.

Lapangan padel tersebut baru saja selesai dibangun. Desain indoor dengan dominasi warna pink dan ungu membuat suasana arena terlihat modern dan berbeda dibanding lapangan olahraga pada umumnya.

Lusia mengaku awalnya sempat tidak percaya jika sudah ada lapangan padel di Kabupaten Grobogan. Keraguan itu muncul ketika dirinya diajak mencoba olahraga tersebut oleh sejumlah rekannya.

“Ya sebenarnya saya sudah tahu olahraga padel itu seperti apa, tetapi pas saya diajak, itu sempat ragu banget, apa benar ada lapangan padel di Grobogan dan pas sampai di lokasi, ternyata benar ada lapangan padel,” jelas Lusi, Rabu (13/5/2026).

Sesampainya di lokasi, Lusia langsung melihat fasilitas lapangan yang dinilai cukup representatif. Ia kemudian mencoba bermain bersama teman-temannya yang sebagian besar perempuan.

BACA JUGA : Satreskrim Polres Wonosobo Salurkan Bansos ke Wilayah Terpencil di Leksono dan Kalibawang

Suasana permainan berlangsung santai dan penuh tawa. Meski baru pertama kali bermain, Lusia terlihat cepat beradaptasi dengan olahraga tersebut.

Menurutnya, padel memiliki konsep permainan yang cukup mudah dipahami. Ia menilai olahraga itu memiliki kemiripan dengan tenis yang memang sudah lama disukainya.

“Wah sempat ragu bisa nggak mainnya, ternyata saat memainkan ini kok seperti tenis, yang merupakan olahraga kesukaan saya. Wah, bakal jadi hobi baru,” ujar Lusia.

Beda dengan Tenis

Dalam kesempatan itu, Lusia mengenakan pakaian olahraga ringan dan sepatu khusus olahraga. Ia juga menggunakan raket padel untuk menunjang permainan.

Ia menjelaskan, ada beberapa perbedaan mendasar antara padel dan tenis. Salah satunya terletak pada ukuran lapangan dan penggunaan dinding di sekitar arena permainan.

Menurutnya, padel dimainkan di lapangan yang lebih kecil sehingga terasa lebih praktis dan nyaman dimainkan bersama teman-teman.

“Yang bikin beda itu ukuran lapangan dan penggunaan dinding serta jenis raketnya. Kalau tenis butuh lapangan yang luas, padel dimmainkan di lapangan lebih kecil 20 x 10 meter, tempatnya indoor dan ini sangat bagus ya,” ujar Lusi.

Keberadaan fasilitas olahraga baru itu membuat Lusia merasa bersyukur. Ia menilai Grobogan kini mulai menghadirkan pilihan olahraga modern bagi masyarakat.

BACA JUGA : Kebakaran Rumah di Dapurno Wirosari Hanguskan Empat Rumah, Kerugian Tembus Rp70 Juta

Selain menjadi sarana olahraga, ia melihat padel juga dapat menjadi ruang interaksi sosial yang positif bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

Olahraga padel sendiri belakangan berkembang pesat di sejumlah kota besar di Indonesia. Popularitasnya meningkat karena permainan ini dianggap menyenangkan dan mudah dipelajari.

Tidak Perlu ke Kota Lain

Lusia menilai tren tersebut juga bisa berkembang di Grobogan apabila mendapat dukungan masyarakat dan pengelola fasilitas olahraga.

“Padel ini memang lagi booming dimana-mana, tentunya bagi penggemar padel akan bersyukur ada yang buka di Grobogan, sehingga tidak perlu laju lagi ke Semarang atau Solo,” ujar Lusi.

Ia berharap olahraga ini tidak hanya dikenal sebagai bagian dari gaya hidup kalangan tertentu, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat umum.

Menurutnya, olahraga memiliki manfaat besar untuk menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai mencoba berbagai jenis olahraga baru yang positif dan menyehatkan.

Keberadaan lapangan padel di Purwodadi dinilai menjadi langkah maju bagi perkembangan fasilitas olahraga di Kabupaten Grobogan.

Dengan hadirnya fasilitas baru tersebut, masyarakat kini memiliki alternatif olahraga selain sepak bola, bulu tangkis maupun tenis.

Lusia juga menilai olahraga padel berpotensi menjadi sarana memperluas relasi dan jaringan sosial antarwarga.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Grobogan yang tertarik mencoba olahraga tersebut dalam waktu mendatang.

BACA JUGA : Satgas TMMD Serahkan Kaos dan Topi Rimba pada Warga sebagai Kenang-kenangan

Selain menyehatkan tubuh, olahraga dinilai mampu menciptakan ruang kebersamaan dan aktivitas positif bagi generasi muda.

Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, berharap perkembangan padel di daerahnya bisa terus tumbuh dan mendapat respons baik dari masyarakat.

Dirinya optimistis jika olahraga padel ini mampu menjadi pilihan aktivitas sehat yang menyenangkan.

“Saya berharap olahraga padel ini bisa diterima masyarakat luas di Grobogan, selain untuk gaya hidup, olahraga padel ini bisa membawa manfaat seperti kebugaran, fungsi sosial dan ajang networking atau mencari jaringan baru, yang tentunya positif,” harap Lusi.

Dengan dukungan berbagai pihak, Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, menilai olahraga padel dapat berkembang menjadi tren positif baru di Kabupaten Grobogan sekaligus memperkaya pilihan olahraga masyarakat setempat.

TYA WIDYA