JEPARA (SUARABARU.ID)- Sebuah truk bermuatan ribuan liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mengalami kecelakaan di jalan raya Jepara-Kelet pada Rabu, (11/12/2024).
Akibat kecelakaan ini, puluhan jerigen yang berisi solar berserakan dan tumpah di jalan. Akibatnya jalan menjadi licin dan sangat membahayakan bagi para pengguna kendaraan bermotor.
Dari informasi yang berhasil kami himpun, kecelakaan yang terjadi di sekitar kawasan Hutan Perhutani, Desa Jinggotan, Kecamatan Kembang, terjadi sekitar pukul 16.45 WIB
Menurut IPTU Heru Setyawan dari Polsek Kembang, melalui pesan WhatsApp, mengatakan Truk jenis Isuzu dengan nomor polisi B 9869 WO, yang diduga membawa BBM ilegal, terguling dan menyebabkan sekitar 3.000 liter atau setara 3 kiloliter solar tumpah ke jalan.
Heru menyebutkan, saat petugas tiba di lokasi, sopir dan kernet truk sudah tidak ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). “Mobil truk ini memuat BBM jenis solar, namun untuk subsidi atau tidak, kami belum bisa menyimpulkan karena masih dalam penyelidikan,” jelas Heru.
Truk yang terguling tersebut kini telah dievakuasi dan diamankan di Polsek Kembang untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Satlantas dan Reskrim Polres Jepara masih mendalami kasus ini.
Selain menyebabkan kemacetan, tumpahan solar juga mengakibatkan beberapa pengendara terjatuh akibat jalanan yang menjadi licin. Relawan kemanusiaan Ayup mengungkapkan bahwa proses pembersihan minyak melibatkan petugas pemadam kebakaran, warga sekitar, dan para relawan.
“Tumpahan solar sepanjang lebih dari 100 meter ini sudah kami bersihkan untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut. Namun arus lalu lintas sempat terganggu,” ungkap Ayup.
Besarnya jumlah solar yang diangkut dan tumpah di lokasi menimbulkan dugaan kuat bahwa truk ini terkait dengan jaringan mafia solar yang telah lama menjadi sorotan di Jepara. Masyarakat setempat mengecam keras tindakan ilegal ini dan meminta aparat penegak hukum (APH) untuk bertindak tegas.
ua













