WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Drs Sularno selalu sesepuh Paguyuban Manunggal Trah Eyang Karyoredjo (Alm) – Nenek Parinem (Almh), mengingatkan, jadi orang jangan sombong, karena amalnya tidak akan diterima Allah SWT. Lebih baik rendah hati dan pandai mensyukuri apa yang telah dimiliki.
Peringatannya ini, Minggu (11/12), disampaikan saat berlangsung pertemuan trah (keluarga besar) yang digelar di rumah Anggota Trah Warjiyanto. Lokasinya di Lingkungan Donoharjo, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri.
Kepada semua anggota Paguyuban Manunggal yang hadir, Sularno, mengingatkan bahwa menjalani kehidupan itu tidak mudah perlu berhati-hati. ”Harus pandai-pandai untuk senantiasa bersyukur dan dapat menerima kenyataan yang dihadapi,” jelasnya.
Acara pertemuan silaturahmi para anggota trah, dibuka resmi oleh Sekertaris Paguyuban Manunggal, Suwarno, dilanjutkan
ucapan selamat datang tuan rumah Warjiyanto.
Ketua Paguyuban, Sardiyatmo, mengajak untuk memanjatkan doa bersama yang ditujukan kepada leluhur agar dosa dan kesalahannya diampuni Allah SWT dan mendapat tempat di sisi Nya.
Mednurut Sularno, bencana dan musibah dapat terjadi dan menimpa manusia. Itu sebagai cobaan atau ujian. ”Jadi intinya, setiap perbuatan dalam menjalani hidup harus dilakukan secara berhati-hati, baik ketika suka maupun duka.
Bambang Pur













