blank
Guru SMK Negeri 1 Wonogiri, Purwowidodo (kanan) bersama siswa memamerkan hasta karya boneka kupu-kupu, untuk festival mendukung kemeriahan unjuk kompetensi siswa Tahun 2022.(SB/Bambang Pur)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gelar potensi unjuk kompetisi siswa SMK Negeri 1 (Skansa) Tahun 2022, dilaksanakan di sekolah dan berlangsung mulai Senin hari ini (12/12) sampai dengan Kamis (15/12).

Kepala SMK Negeri 1 Wonogiri, Gunarsi SPd, MPd, menyatakan, unjuk kompetensi siswa kali ini mengangkat nilai-nilai tradisional kearifan lokal. Senin pagi ini (12/12), event ini dibuka dengan Tari Srimpi. Hari pertama, dilakukan penjurian babak penyisihan pemilihan Duta Skansa, disajikan pula tari tradisional dan kreasi, dolanan kampung, pengenalan kearifan lokal, tari dan menyanyi.

Hari kedua, Selasa besok (13/12), digelar lomba dolanan, Tari Saudati, drama tari dan menyanyi, tari tradisional, pentas band, atraksi silat, drama permainan tradisional, drama tari dan karaoke. Malam harinya digelar acara tirakatan.

Selama event ini berlangsung, digelar pula bazar yang menjajakan aneka produk boga dan busana karya siswa. Yakni beragam menu kuliner tradisional Nusantara dan makanan dari berbagai negara manca, dengan harga terjangkau.

Untuk menu tradisional, seperti nasi uduk, nasi bakar, lontong ayam goreng dipasang tarip masing-masing Rp 5 ribu. Kemudian makanan Nagasari dan Putu Ayu per biji Rp 2 ribu. Kue Jongkong Rp 5 ribu. Dijajakan pula makanan luar negeri seperti Jasuke UchihaPiz-jagDragon Sari dan MCQueen berbahan jagung.

Batik Ciprat

Aneka produk fashion dijajakan dengan harga miring dalam kemasan ‘Kenes Clothing.’ Dalam hal ini, juga menjajakan komoditas kain batik Ciprat, yakni batik produk hand made karya siswa.

blank
Sebanyak 170 boneka kupu-kupu hasil hasta karya para siswa, dibuat untuk mendukung kemeriahan festival kupu-kupu dalam event unjuk kompetensi siswa SMK Negeri 1 Wonogiri Tahun 2022.(SB/Bambang Pur)

Rabu (14/12), dilaksanakan lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) tingkat SMP se Kabupaten Wonogiri. Kamis (15/12) dilakukan penerimaan bantuan siswa dirangkai dengan acara penutupan.

Wakasek SMK Negeri 1 Wonogiri, Bagyo Anggono SS, MPd, menyatakan, bersamaan dengan unjuk kompetensi siswa ini, diadakan Festival Kupu-kupu. Para siswa sebelumnya ramai-ramai membuat kerajinan tangan atau hasta karya boneka Kupu-kupu.

Bahannya dari barang bekas seperti botol air mineral (sebagai tubuhnya) dirangkai dengan sayap, sungut dan ekor dari bahan yang tahan air (waterproof). Untuk selanjutnya kupu-kupu buatan para siswa ini dicat warna-warni dan dipajang di pagar depan sekolah.

”Tema festival kali ini kupu-kupu, sebelumnya pernah menggelar festival kipas dan caping,” jelas Wakasek Bagyo Anggono. Guru Purwowidodo, menambahkan, para siswa membuat boneka kupu-kupu sebanyak 170 dalam berbagai warna.

Sejumlah pelaku bisnis ikut berpartisipasi langsung mendukung event Bazar Skansa Tahun 2022. Mereka menjajakan aneka komoditas dengan harga relatif murah dari pasaran umum.

Bambang Pur