KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Polres Kebumen Jumat (9/9) mulai mendistribusikan bantuan sosial berupa 10 ton beras kepada masyarakat yang terdampak kenaikan BBM.
Secara simbolis pelepasan bantuan dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin bersama Wakapolres Kompol Bakti Kautsar Ali dan para pejabat utama Polres. Hadir pula tamu undangan dari unsur mahasiswa, Ormas dari Perwakilan Ansor, SPSI, Banser, PMII, GMBI, HMI, dan Pemuda Pancasila.
Apel juga diikuti para Kapolsek di 26 kecamatan se Kebumen. Bahkan selanjutnya 10 ton beras Bansos Polda Jateng itu simbolis diangkut mobil patroli 26 Polsek didistribusikan ke 26 Kecamatan di Kebumen.

Kapolres Kebumen dalam sambutannya mengatakan, bantuan sosial akan dilakukan secara serentak di bawah Polda Jateng.
“Semoga bantuan yang telah diberikan nanti dapat bermanfaat, dan diharapkan kepada rekan-rekan semua dapat saling menjaga kondusifitas untuk mewujudkan Kebumen yang aman dan kondusif setelah kenaikan BBM,”ungkap AKBP Burhanuddin saat melepas bantuan sosial.
Menurut Kapolres, kenaikan harga BBM yang ditetapkan Pemerintah sudah melalui kajian dan perlu didukung. Pemerintah telah membagikan bansos senilai Rp 600 ribu, kemudian kepada para tenaga kerja berupa subsidi upah Rp 600 ribu, dan bantuan dana alokasi khusus di pemerintah daerah.
Atas hal tersebut, lanjut Kapolres, jajaran Porli, Polda hingga Polres Kebumen mencoba membantu meringankan kelompak masyarakat yang terkena dampak kenaiakan BBM. Jajaran Polda Jateng hari ini serentak di seluruh Polres mendistribusikan bantuan beras. Karena lebih mudah, simpel dan fleksibel serta bisa bermanfaat bagi masyarakat.
“Tahap pertama kami distribusikan 10 ton beras dan paketnya per 5 kg sehingga total ada 2.000 paket. Ini akan kami bagikan ke warga yang terdampak, seperti ojol, ojek, sopir angkutan, nelayan, petani ,tukang becak dan lainnya.”
Berkesinambungan
Kepada petugas Polres dan Polsek agar menyampaikan bansos tersebut kepada sasaran yang benar-benar terkena dampak. “Insya Allah akan berkesinambungan. Untuk tahap pertama akan dibagi minggu ini dan minggu depan.”
Kepada ormas, LSM dan mahasiswa, Kapolres berterima kasih atas dukungan dan kerja samanya. Kapolres berpendapat, ini saat yang bagus untuk melakukan kegiatan kemanusiaan membantu masyarakat.
“Ini bentuk sinergi aparat keamanan dengan OKP, LSM dan mahasiswa di Kebumen.Tidak saja saat ini, namun Insya Allah ke depan baik kegiatan sosial masyarakat, penanggulangan bencana dan kegiatan lainnya kita bersinergi . Terima kasih,”tandas Kapolres.
Adapun teknis pendistribusian akan dilakukan oleh Polres yang dibagi menjadi 4 tim dengan melibatkan mahasiswa serta ormas. Lalu di tingkat kecamatan akan dibagikan melalui Polsek jajaran melalui kegiatan patroli dan sambang Bhabinkamtibmas.
Para penerima bantuan sosial adalah nelayan, petani, pedagang kaki lima (PKL), warung, mahasiswa, ojol, serta kelompok masyarakat lainnya yang terdampak dari kenaikan BBM.
Salah satu penerima bantuan menyambut positif bantuan sosial dari Polres Kebumen.”Terimakasih Pak, atas bantuannya. Sangat bermanfaat sekali bagi kami,” ucap salah satu penerima tukang becak bantuan di depan Stasiun Kereta Api Kebumen.
Ia juga mengatakan akan mendukung Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas dengan selalu berkomunikasi dengan Polri dalam segala hal, pascakenaikan BBM.
Komper Wardopo











