blank
Kapolres Kebuumen AKBP Burhanuddin didampingi Kasat Reskrim AKP Kadek Pande Apridya Wibisana dan Kasubsi Penmas Aiotu S Catur Nugraha Rabu (29/6) menjelaskan penangkapan tiga pencopet pada Kebumen International Expo 26/6 malam.(Foto:SB/Komper Wardopo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Petugas Satreskrim Polres Kebumen berhasil menangkap tiga tersangka pencopet yang beraksi saat konser grup band Kotak di Kebumen International Expo (KIE) pada Minggu 26/6 malam.

Dari pengusutan petugas Satreskrim, ketiga pencopet itu berasal dari dua kelompok yang berbeda dari daerah Jatim. Lima orang berasal dari kelompok Surabaya, berhasil ditangkap dua orang. Sedangkan kelompoke kedua, dari daerah di Jatim, beraksi tiga orang tertangkap satu orang.

Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin didampingi Kasat Reskrim AKP Kadek Pande Apridya Wibisana dan Kasubsi Penmas Sie Humas Aiptu S Catur Nugraha mengungkapkan, selama gelaran KIE di Alun-alun 25/6-2/7, pihaknya menerjunkan pasukan pengamanan tertutup dan terbuka guna menjamin keamanan pengunjung.

Menurut Kapolres, ketiga tersangka pencopet yang berhasil ditangkap petugas Satreskrim inisial AF (33), beralamat Jl Indrapura RT 006 RW 002 Kampung Tambakgringsing, Kelurahan Krembangan Utara, Kecamatan Pabean Cantilan, Surabaya, dan SK (19), alamat Dapuan Tegal Gang 14 No 83 Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean Cantilan, Surabaya.

blank
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin mewawancarai pencopet asal Surabaya yang ditangkap saat Kebumen International Expo.(Foto:SB/Komper Wardopo)

Satu lagi tersangka yang diciduk Polres Kebumen inisial MAH (37), alamat Kampung Tambakgringsing Baru RT 1 RW3, Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean Cantilan, Surabaya. Kelompok kedua ini ada tiga orang, dan datang ke Kebumen menumpan g bus. Dua tersangka masih dalam pencarian.

Para tersangka itu diringkus petugas pengamanan tertutup Satreskrim yang membaur bersama penonton. Penangkapan berlangsung pada Minggu (26/6) malam sekitar pukul 21.30 di depan panggung hiburan Alun-alun Kebumen.

Dua Kelompok Tidak Saling Kenal

“Kelompok satu dan kelompok dua tidak saling berhubungan dan tidak kenal. Kelompok satu datang lima orang dan berhasil kita tangkap dua orang. Mereka ke Kebumen naik mobil rental. Pelaku didrop di toko roti Pizza Hut Jl HM Sarbini. Sedangkan kelompok dua datang ke Kebumen naik bus umum,”jelas AKBP Burhanuddin.

blank
Pencopet asal Jatim kepada Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin mengaku beraksi d Kebumen International Expo menumpang bus.(Foto:SB/Komper Wardopo)

Kapolres menyatakan, dalam aksinya di antara pelaku memiliki peran masing-masing. Mereka menyamar jadi penonton dan ikut membaur di depan panggung. Selanjutnya ada yang bertugus mendorong sasaran, ada yang mengambil dan membawa lari hasil jarahan.

Bahkan ada pelaku yang berperan mengalihkan perhatian saat konser bank Kotak di Alun-alun Kebumen itu dengan menyulut petasan.

Adapun dua dua korban pencopetan itu atas nama Agal Havda Ridwanullah (14), pelajar Desa Tapen RT 01 RW 02 Kecamatan Pituruh, Purworejo. Dia kehilangang satu buah hp saat menyaksikan konser band Kotak pada KIE Minggu 26/6.

Sedangkan korban kedua atas nama Wahyu Sunaryo, alamat Dukuh Penasutan RT 03 RW 02 Desa Jatisari, Kecamatan Kebumen.

Selaku penanggung jawab keamanan selama KIE, Kapolres mengimbau kepada semua pengunjung selama di lokasi untuk menjaga barang-barang berharga mereka agar terhindar dari aksi kejahatan. Apalagi KIE masih empat hari, maka pengunjung agar berhati-hari selama di lokasi pameran dan arena hiburan.

“Mari kita sama-sama menjaga barang-berharga saat di lokasi KIE. Sebab aksi pencopet ini sangat terorganisir dan kadang kita tidak sadar, maka saya minta pengunjung dari Kebumen maupun dari luar daerah berhati-hati menjaga barang berharga seperti hp, dompet maupun tas,”tandas AKBP Burhanudidin.

Komper Wardopo