SOLO (SUARABARU.ID) – Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor Haristanto, memprakarsai aksi peduli Semeru dari Solo untuk Lumajang. Yakni dengan mengirimkan mainan othok-othok untuk anak-anak korban erupsi Gunung Semuru di Lumajang, Jatim.
Mayor, tokoh kreatif yang banyak menerima anugerah pemecahan rekor dunia dari MURI, menyatakan, untuk merealisasikan kepeduliannya tersebut, Republik Aeng-Aeng menggandeng para siswa SD Kristen Manahan, Surakarta.
”Jumlah othok-othok yang dikirimkan sebanyak 150 biji,” jelas Mayor Haristanto. Harapannya, mainan tradisional berbahan bambu ini, nantinya dapat untuk menghibur anak-anak yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru.
Untuk acara penyerahan simbolisnya, Sabtu (11/12), digelar di halaman Sekolah Dasar (SD) Kristen, Manahan, Surakarta. Ditandai dengan penyerahan paket othok-othok ke awak jasa pengiriman paket.
Dapat Terhibur
Diawali dengan memberikan paduan teknik ke para siswa, tentang cara memainkan othok-othok. Spontan, terdengar bunyi othok-othok yang menggema.

”Semoga suara othok-othok ini, nanti juga menggema pula di Lumajang. Dengan harapan, anak-anak korban erupsi Semeru dapat terhibur dan bisa melupakan bencana yang menimpanya,” ujar Mayor Haristanto.
Pemilihan pada jenis othok-othok, mengingat mainan ini sudah jarang ditemui pada dunia anak-anak masa kini. Pada hal, tambah Mayor, kita merasa memiliki kewajiban untuk melestarikan keberadaan mainan anak tempo dulu tersebut.
Kepala SD Kristen Manahan, Solo, Yustinus Sukio, menyatakan, event ini dimaksudkan untuk menumbuhkan solidaritas yang harus ditanamkan sejak usia dini kepada anak-anak. ”Sejak anak-anak duduk di bangku sekolah dasar,” ujarnya.
Bersama itu, dilakukan aksi pedulian sosial penggalangan dana sukarela secara spontan. Terkumpul Rp 1.220.000,- Juga pengumpulan karton, kardus dan koran bekas, yang diteruskan kepada PMI Surakarta untuk dijual.
”Hasil uang penjualan diserahkan ke PMI untuk membantu korban,” kata Mayor Haristanto.
Bambang Pur













