SOLO (SUARABARU.ID) – Revolusi industri dan ekonomi digital bakap berperan penting dalam pemulihan ekonomi. Untuk itu, perlu peran pemuda diperlukan guna menghadapi tantangan itu.
Hal tersebut diungkapkan Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Solo, Rabu (11/11/2020), dengan melihat pemulihan ekonomi bakal jadi hal berat pascaCovid-19.
Selain itu, Gibran menyebut jika tantangan lain yakni revolusi industri 4.0. Ekonomi digital akan memegang peranan sangat penting.
“Sehingga akan ada wadah kalangan kreatif untuk terkoneksi satu sama lain yang mampu mengakselerasi pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab nantinya anak-anak mudalah yang menjadi garda terdepan,” kata Gibran, Rabu (11/11/2020).
Dia memaparkan, kolaborasi termasuk dengan anak muda sangat diperlukan agar mampu bersaing di revolusi industri. Untuk itu, dirinya berencana merealisasikannya sebagai sarana pemuda bertukar pikiran.
“Ini adalah tempat berkumpulnya orang-orang terutama anak muda untuk memunculkan pemikiran serta ide-ide kreatif,” ujar dia.
Rancangan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang ide-ide kreatif, dari tahap konsep, eksekusi, hingga ekshibisi.
Selain ruang seminar, akan dilengkapi ruang workshop, ruang pamer, dan maker space.
“Paling penting ada ruang untuk maker space. Di situ akan kita sediakan alat-alat printing, mesin jahit, obras, CNC, dan kalau ada anggaran lebih kita mau menyediakan mesin 3D printing,” ungkap bapak dua anak tersebut.
Selain fasilitas fisik, anak-anak muda dapat mengikuti berbagai pelatihan hard skill seperti menjahit, dan mengoperasikan mesin-mesin produksi.
Ekosistem Bisnis
Selain itu, mereka juga bisa mendapat pelatihan soft skill seperti public speaking, marketing, hingga mengurus perizinan dari pemerintah.
“Kemudian akan kita bentuk ekosistem bisnis yang dikomandoi anak-anak muda,” tegasnya.
Lebih jauh dia menambahkan, selanjutnya akan dibangun menjadi gedung tersendiri jika nantinya ia dipilih menjadi Wali Kota Solo. Namun tak menutup kemungkinan ia akan memanfaatkan gedung-gedung yang sudah ada.
Salah satunya Solo Technopark yang dibangun di Pemerintah Kota Solo semasa Wali Kota Joko Widodo.
“Paling utama di sini adalah peran aktif masyarakat terutama anak muda yang mau berpartisipasi dalam program-program yang disediakan pemerintah kota,” kata dia.
MM













