WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Sebuah contoh Kartu Suara Pilkada Wonosobo 2020, bergambar kolom kosong dicoblos dengan gambar paku, tercantum di pamlet Disdukcapil dan diunggah di IG Disdukcapil Wonosobo, sejak, Rabu (11/11), pagi tadi.
Dalam famlet tersebut, juga tercantum logo KPU, scan contoh KTP, tulisan ayo ke Disdukcapil atau ke Kecamatan, REKAM e-KTP agar Suaramu Tersalurkan! Cek Data Pemilih Tetap (DPT) di : www.kpud.wonosobokab.go.id.
Di bagian bawah pamlet, di bagian tengah ada logo Pilkada Wonosobo bertuliskan Ayo Milih Maning. Di sebelah kiri logo tersebut terdapat contoh Kartu Suara yang dicoblos kolom kosongnya dengan gambar paku.
Sedang di sebelah kanan logo ada kotak bertuliskan Buat Apa GOLPUT Kalau Ada Kolom Kosong! Di pinggir sisi kiri dan kanan bagian paling bawah pamlet ada slogan Pemilih Berdaulat Negara Kuat dan KPU Melayani.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Wonosobo, M Zuhri ketika dikonfirmasi membenarkan jika yang membikin pamlet tersebut anak buahnya dan tanpa menyebut identitas secara pasti.
Sanksi Disiplin

“Ya makasih Mas. Saya tegaskan itu bukan produk Disdukcapil Wonosobo. Iya sudah kami lacak. Itu ada staf yang iseng kemungkinan. Ini baru kami luruskan. Kebetulan anak buah baru work from home (WFH),” jelasnya melalui Whatsapp, Rabu (11/11), sore tadi.
Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo mengaku semula tidak tahu kalau ada unggahan seperti itu dan langsung menelusuri kebenaran isi pamlet. Apakah betul dibuat staf dan diunggah di IG resmi milik Disdukcapil Wonosobo.
“Saya sudah langsung menegur Kepala Disdukcapil Wonosobo untuk selalu mengontrol dan meminta anak buah hati-hati. Pelaku saya minta diberi sanksi disiplin,” katanya.
Ketua KPU Wonosobo Asma’ Khozin menyatakan tidak tahu menahu perihal pamlet contoh Kartu Suara yang ada gambar kolom kosong dicoblos paku dan diunggah di IG Disdukcapil Wonosobo. Sebab KPU punya unggahan pamlet sendiri tanpa contoh Kartu Suara di IG KPU.
Ketua Bawaslu Wonosobo Sumali Ibnu Chamid mengungkapkan pihaknya juga langsung menelusuri akun dimaksud. Namun ketika dilacak di IG Disdukcapil unggahan tersebut sudah tidak ada. Dicek di story pamlet juga sudah di take down.
Muharno Zarka-Wahyu













