(GROBOGAN, SUARABARU.ID) – Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia pendidikan di Kabupaten Grobogan.
SDN 4 Purwodadi sukses membuktikan kualitasnya dengan mengirimkan empat siswa terbaik untuk berlaga di ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar pada Senin (20/7/2026)
Keempat siswa tersebut yakni Davindya Fawwaz Anantico peserta OSN IPA, Muhammad Alzian Nurwafi (Matematika), Dzakira Talita Humaira dan Ayesha Askana Sakhi Y (IPS).
BACA JUGA : Pemkab Blora MoU dengan Universitas Ahmad Dahlan Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Keempat siswa SDN 4 Purwodadi ini menyatakan siap berlaga untuk meraih predikat juara di OSN tingkat Provinsi Jawa Tengah, pekan depan.
Muhammad Alzian Nurwafi, peserta OSN Matematika ini mengaku siap mengikuti lomba sains tingkat Jawa Tengah ini.
Ia mengaku akan menyiapkan diri mengahadapi lomba tersebut dengan banyak belajar dan berlatih sesuai arahan pembimbing.
“Saya suka matematika dari dulu, seru soalnya. Pas uji coba kemarin agak susah sih, tetapi saya tidak mau menyerah, harus tetap belajar dan berlatih,” ungkap Zian, sapaan akrabnya.
BACA JUGA : Bupati Buka TMMD Sengkuyung Tahap III Gembyungan Randublatung, Percepat Pemerataan Pembangunan Desa
Hal yang sama diungkapkan Dzakira, peserta dari bidang IPS yang antusias menghadapi lomba tersebut. Bersama kawannya, Ayesha, ia optimis meraih kemenangan untuk Kabupaten Grobogan.
Begitu juga dengan Davindya Fawwaz yang optimis menghadapi tantangan di OSN bidang IPA. Ia mengaku harus berani menjawab tantangan dengan belajar memecahkan soal-soal yang sulit.
Bangga
Kepala SDN 4 Purwodadi, Fera Andriana, mengungkapkan rasa bangganya yang luar biasa atas pencapaian anak-didiknya.
Ia membeberkan bahwa empat siswa tersebut berhasil lolos setelah melewati persaingan ketat.
Kini mereka bersiap membawa nama baik daerah dalam kompetisi Olimpiade Sains Nasional di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Kami sangat bangga. Ada empat siswa kami dari SDN 4 Purwodadi yang maju ke tingkat provinsi. Rinciannya, satu siswa di bidang IPA, satu siswa di bidang Matematika, dan dua siswa di bidang IPS,” ujar Fera Andriana, Kamis (16/7/2026).
Kolaborasi Tiga Pilar Jadi Kunci Sukses
Menghadapi kompetisi yang semakin sengit, Fera menekankan bahwa kesiapan akademis dan mental siswa merupakan buah dari kolaborasi kuat antara tiga pilar utama yakni siswa, sekolah, dan orang tua.
Ia menjelaskan, tiga pilar tersebut meliputi semangat tinggi para siswa yang akan bertarung dalam ajang tersebut.
Fera menjelaskan di tengah gempuran distrasi teknologi, para siswa dituntut memiliki fokus tinggi dan motivasi belajar yang kuat dari dalam diri.
Pilar kedua yakni sekolah melalui bimbingan intensif sekolah kepada para pesertan lomba.
Menurut dia, sekolah telah membentuk tim guru pembina khusus untuk memberikan pembekalan materi secara mendalam di luar jam pelajaran reguler.
“Pilar ketiga yakni dukungan orang tua. Peran orang tua di rumah dinilai sangat krusial dalam menjaga stabilitas motivasi dan kondisi psikologis anak,” tambah Fera.
Proses untuk mencapai tahap ini terbilang panjang. Hal itu dimulai saat para peserta duduk di kelas 5.
Mereka yang saat ini duduk di bangku kelas 6 ini, sebelumnya harus menyisihkan ratusan kompetitor lain melalui seleksi daring (online) yang ketat di tingkat kabupaten, hingga akhirnya berhasil menembus peringkat teratas.
Fokus Penguatan Mental Menjelang Hari-H
Mengingat waktu pelaksanaan yang menyisakan kurang dari satu minggu, pihak sekolah kini berfokus pada tahap gladi bersih dan penguatan motivasi.
Fera menjelaskan bahwa pembinaan materi dasar sebenarnya sudah dicicil sejak lama, sehingga saat ini siswa tinggal memantapkan kesiapan mental.
Optimisme tinggi diusung oleh pihak sekolah. Kendati demikian, Fera menggarisbawahi bahwa esensi utama dari perlombaan ini bukan sekadar piala.
“Menang lomba itu adalah bonus. Yang paling penting adalah anak-anak mendapatkan pengalaman berharga, melatih mental kompetitif sesuai visi-misi sekolah, serta mampu menjadi inspirasi bagi teman-temannya yang lain,” imbuhnya.
Apresiasi Dukungan Dinas Pendidikan
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan yang dinilai sangat suportif.
Fera membeberkan selama masa persiapan, dinas terkait terjun langsung memfasilitasi kegiatan uji coba (try out) di Aula Korwil.
“Dinas Pendidikan Grobogan memberikan motivasi langsung kepada para siswa, hingga menyediakan fasilitas penunjang selama pembinaan,” tambahnya.
BACA JUGA : Pemkot Magelang Optimalkan Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan
Menjelang hari pelaksanaan, SDN 4 Purwodadi berharap empat siswa delegasinya dapat memberikan performa terbaik dalam ajang Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Menutup keterangannya, Kepala SDN 4 Purwodadi memohon doa restu dari seluruh masyarakat agar empat siswa ini diberikan kelancaran.
“Kami memohon doa restu dan dukungannya dari masyarakat Kabupaten Grobogan dalam OSN tingkat Provinsi Jawa Tengah. Harapannya bisa membawa harum nama Grobogan di kancah Provinsi Jawa Tengah,” pungkas Fera.
TYA WIDYA













