SEMARANG (SUARABARU.ID) – Malam yang cerah terasa makin indah dan syahdu, saat lagu-lagu berirama keroncong mengalun di Taman Kedondong, Semarang, Rabu (15/7/2026).
Rabu Keroncong merupakan even rutin komunitas Waroeng Keroncong Semarang, berupa gelaran musik keroncong tiap hari Rabu sejak 18 tahun lalu. Memang semula tiap hari Rabu, empat kali dalam sebulan. Tetapi karena situasi, sejak tahun 2026 ini digelar sebulan sekali, Rabu minggu kedua.
Malam itu, tampil Orkes Keroncong Gita Pesona pimpinan Sunaryo. Personel yang tampil adalah Sunaryo sendiri pemain flute dan saxophone, Sinang Nurdianto pada biola, Yono memetic cuk dan Puji pada cak. Jaiman memainkan cello petik, bas elektrik Jonet, dan gitar Giyono.
Acara yang dimulai sekitar pukul 20.00 itu disaksikan puluhan pandhemen (penyuka) keroncong. Lebih dari 20 lagu, dari keroncong asli, stambul, langgam, hingga lagu pop dan dangdut yang dikeroncongkan hadir pada malam itu.

Igus Jarianto, pegiat Waroeng Keroncong memandu acara bersama presenter televisi Agung Siomay. “Di sini ada pemain gitar. Kalau dalam musik pada umumnya, pemain gitar memainkan melodi lalu genjrengan. Tetapi pada musik keroncong, pemain gitar memetik senar yang menghadirkan suara Bagai gemericik air yang tiada henti mengalir,” kata Igus, pensiunan pegawai Dinas Pendidikan Kota Semarang ini.
Gelaran diawali dengan lagu Jawa milik Didi Kempot, Senthir Lenga Patra, yang dinyanyikan vokalis OK Gita Pesona, Masdian Ningrum. Kursi yang semula banyak kosong, pelan-pelan makin banyak yang menduduki, dan makin ramai penonton malam itu.
Sebuah lagu karya Gesang, Keroncong Roda Dunia mengalun lewat suara Sunaryo. Lagu ini diciptakan Gesang Martohartono pada tahun 1940-an. Melukiskan bahwa hidup bagai roda yang berputar bumi pada porosnya.
Ibaratnya dunia/ Itu sepertilah roda
Berputar-putarlah jalannya
Oh… terus berubah/ Tidak tentu nanti bagaimana jadinya
Dulu bermegah/ Kini dalam keadaan susah

Tirtonadi yang Rancak
Agung Siomay, ketika tampil sebagai presenter di televisi biasa melucu, terlebih saat menjadi MC, ternyata juga punya suara yang bagus. Dia mendendangkan Langgam Tirtonadi karya Gesang dengan irama rancak sambil bergoyang menari.













